Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pati menggelar Business Development Services  (BDS) bekerja sama dengan Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rembang SIG  yang mengusung tema “UMKM Hebat, Omset Meningkat, Bayar Pajak Tepat”  di Jl Jenderal Sudirman No. 83, Tasikagung, Rembang (Jumat, 23/9).

BDS dikemas dalam bentuk kelas  yang santai,  Kegiatan ini merupakan satu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Rumah BUMN Rembang SIG yaitu RB Class dengan peserta para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Binaan Rumah BUMN Rembang yang terpilih, yang mayoritas bergerak di segmen foods and beverages (makanan dan minuman olahan), handicrafts (kerajinan tangan anyaman) dan fashion (kain batik, tas, sepatu dan sandal). Kelas diadakan secara tatap muka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan secara daring (zoom meeting) karena terdapat beberapa tenant UMKM yang berhalangan hadir terkendala jarak.

Kelas dibuka oleh pemandu acara, Ahmad Ghufron, selaku Koordinator dari Rumah BUMN Rembang SIG. Dwi Andri Y dari Gigital Marketing Expert NEYMA Semarang menyampaikan materi tentang promosi produk dengan tema ”Belajar Advertising Bikin Jualan Ga Pakai Pusing”. Dwi menyampaikan bagaimana cara membuat produk UMKM terlihat menarik di etalase aplikasi e-commerce mulai dari membuat deskripsi tentang produk, bagaimana cara merespon pembeli dengan baik sampai dengan bagaimana cara membalas ulasan atau review dari pihak pembeli. Para peserta banyak menyampaikan pertanyaan.

Materi perpajakan disampaikan oleh Fungsional Penyuluh Pajak KPP Pratama Pati, Agus Listiono. Sebagai pembuka Agus menyampaikan kepada para wajib pajak UMKM yang hadir terkait pentingnya pajak dan manfaat apa yang diperoleh baik secara langsung maupun tidak langsung. Agus juga menyampaikan terkait kewajiban pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), penghitungan dan pembayaran pajak serta pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Tak lupa juga disampaikan aturan terbaru terkait  batas omset UMKM yang tidak dikenakan pajak, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Walaupun materi perpajakan disampaikan pada kelas jam terakhir dan sore hari namun para peserta tetap antusias mengikuti acara karena berbagai permainan dari Tim KPP Pratama Pati, dengan hadiah-hadiah yang sangat menarik.

Sebagai upaya mendukung UMKM, diharapkan kegiatan BDS dapat diadakan secara rutin sehingga meningkatkan keterampilan berwirausaha dan perpajakan para pelaku UMKM, pungkas Ahmad Ghufron sebagai penutup acara.

 

Pewarta: Tri Aris Susanti
Kontributor Foto: Tri Aris Susanti
Editor:Dyah Sri Rejeki