
Bertempat di aula lantai I, Kanwil DJP Jawa Barat I mengadakan In House Training (IHT) tentang Aplikasi Konstruksi Kanwil DJP Jawa Barat I (AKSI) yang diikuti oleh seluruh pegawai Kanwil DJP Jawa Barat I (Kamis, 8/8). Materi tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Ekstensifikasi Prabowo Boediarto. Prabowo menjelaskan bahwa tahun 2019 ini Kanwil DJP Jawa Barat I mendapat target Extra Effort Ekstensifikasi dari Kantor Pusat DJP sebesar Rp1,197 Triliun dan sampai dengan tanggal 6 Agustus baru mencapai Rp387,123 Miliar atau 32,32% dari target.
Upaya yang telah dilakukan oleh KPP Pratama di lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat I dalam mencapai target tersebut antara lain Penjaringan UMKM, Canvassing (visit lapangan & online via botsol), Penggalian potensi e-commerce (selebgram, kuliner dan tempat kost), Pemanfaatan data ILAP ( Mandiri dan Approweb). Secara materiil upaya-upaya tersebut telah membuahkan hasil namun tidak cukup signifikan kontribusinya terhadap penerimaan Kanwil.
Untuk itu ditempuh upaya alternatif lain dengan memenfaatkan data dari pihak ketiga, yaitu aplikasi mandiri yang disebut Aplikasi Konstruksi Jabar I (AKSI). Program AKSI merupakan jawaban dari kebutuhan pencarian Wajib Pajak baru berkualitas, pencapaian Extra Effort Ekstensifikasi, dan diperolehnya data yang cepat dan akurat. Data diperoleh dari pihak ketiga yaitu penyedia jasa informasi online yang menyajikan proyek-proyek konstruksi terkini, dimulai dari proyek konstruski yang masih berada di tahap desain konsep dan perencanaan, tahap dokumentasi, tahap tender, tahap pemberian kontrak, dan tahap mulai konstruksi.
Pada tahun 2018 hasil analisis data dari AKSI sangat signifikan untuk penggalian potensi penerimaan sehingga Kanwil DJP Jawa Barat I dapat mencapai 112,80% dari target Extra Effort Ekstensifikasi sebesar Rp886 Miliar. Dalam IHT tersebut Prabowo juga menunjukkan cara penggunaan AKSI kepada seluruh peserta. Tujuan IHT selain memberikan wawasan masalah teknis juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan kepada pegawai Kanwil DJP Jawa Barat I. (SW)
- 688 kali dilihat