
Melihat antusiasme peserta Webinar UMKM yang diadakan September lalu, KPP Pratama Wates kembali mengadakan webinar bagi UMKM Kulon Progo dari Wates (Kamis, 19/11). Webinar tersebut merupakan bentuk kegiatan Business Development Services (BDS) yang rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai wujud komitmen KPP Pratama Wates untuk ikut serta mengembangkan dan meningkatkan kualitas UMKM Kulon Progo. Pada kegiatan kali ini, selain bekerja sama dengan Grab Yogyakarta, KPP Pratama Wates juga mendapat dukungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo.
Bisnis digital masih menjadi tema pada kegiatan webinar ini. Kecanggihan teknologi kini dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk menciptakan, tetapi juga memasarkan produk dan jasa. Penjualan produk dapat dimulai dengan membuat toko online (online shop) pada media sosial (seperti Whatsapp, Instagram, Facebook, dsb), menjual pada website/laman sendiri (e-commerce), maupun bergabung pada platform atau online marketplace yang sudah ada (seperti Grab, Gojek, Tokopedia, Shopee, dsb).
Para pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi tersebut, terlebih menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang turut mengubah perilaku konsumen konvensional menjadi konsumen online. Oleh karena itu, UMKM Kulon Progo perlu mendapatkan bekal tentang strategi menjalankan bisnis online agar tetap bertahan menghadapi persaingan di era bisnis digital ini.
Kepala KPP Pratama Wates Herlin Sulismiyarti membuka webinar pada pukul 15.00 WIB. Herlin menjelaskan tentang peran pajak dalam menanggulangi efek Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia. Selain sebagai sumber penerimaan negara dalam membiayai penanganan pandemi ini, pajak juga mendorong pemulihan ekonomi dengan memberikan insentif pajak bagi wajib pajak terdampak Covid-19. Salah satu insentif yang dapat dimanfaatkan oleh para UMKM adalah PPh final UMKM ditanggung pemerintah. Herlin mengajak para pelaku UMKM untuk segera memanfaatkan insentif tersebut karena hanya berlaku sampai dengan masa pajak Desember 2020.
Grab Yogyakarta menghadirkan tiga orang narasumber pada kegiatan ini, yaitu Guruh Ismaela (Head of Public Affairs for West Region Grab Indonesia), Emil (pemilik TNGR Deadly), dan Rahmadiansyah (pemilik Krisbarsusi). Guruh Ismaela, mengawali materi BDS dengan menyampaikan tentang produk/layanan yang disediakan Grab. Selanjutnya, Emil memberikan materi tentang strategi dan motivasi dalam menjalankan bisnis online. Pembicara terakhir Rahmandiansyah menyampaikan tentang kisah sukses usaha bisnis kulinernya yang menginspirasi.
Sejalan dengan tema HUT Kabupaten Kulon Progo ke-69, webinar ini bertujuan untuk mengajak para pelaku UMKM Kulon Progo kembali bangkit di tengah kondisi pandemi Covid-19 menuju Kulon Progo yang lebih maju. Dengan demikian, Herlin berharap UMKM Kulon Progo semakin berkembang dan dapat berkontribusi pula bagi pembangunan bangsa dan negara dengan turut membayar pajak.
- 192 kali dilihat