Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali mengemas prestasi di bidang kehumasan, dengan menyabet dua emas dan satu perak dalam ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) tahun 2025, di Graha Pos Indonesia, Bandung (Rabu, 26/2). Ketiga penghargaan tersebut adalah:
- Gold Winner, Kategori Owned Media Subkategori Majalah Internal, Intax Edisi 5 Tahun 2024
- Gold Winner, Kategori Owned Media Subkategori Majalah Internal, Intax Edisi 6 Tahun 2024
- Silver Winner, Kategori Kanal Digital Subkategori Media Sosial X @ditjenpajakri
Capaian penghargaan ini merupakan bentuk konsistensi DJP dalam menjaga reputasi institusi melalui kehumasan, sebagaimana yang telah diraih beberapa tahun terakhir ini. Secara terpisah, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti menegaskan bahwa kredibilitas dan reputasi organisasi amat penting karena DJP merupakan institusi penyelenggara layanan publik di bidang administrasi perpajakan. “DJP senantiasa meningkatkan kualitas layanan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang administrasi perpajakan. Informasi yang disampaikan harus kredibel,” tuturnya.
Menurut Dwi Astuti, penghargaan ini bukan yang pertama kalinya bagi DJP mengingat dalam beberapa tahun terakhir DJP langganan meraih prestasi tersebut. “Hal ini menjadi penyemangat kami untuk memperbaiki kualitas kehumasan sebagai garda terdepan penjaga reputasi institusi,” sambungnya.
Baca juga:
Penghargaan PRIA 2024: Raih Kusala Platinum, DJP Berkomitmen Berikan Informasi Kredibel
Empat Srikandi DJP Raih Penghargaan di Ajang Kartini Humas Indonesia
Direktur Humas Pajak Raih Penghargaan Kartini Humas Indonesia 2024
Penghargaan PPID: DJP Raih Predikat Keterbukaan Informasi Publik Kategori Informatif
Intax dan Media Sosial DJP Raih Penghargaan PRIA 2022
Laporan Tahunan dan Media Sosial Ditjen Pajak Sabet PRIA 2019
Asmono Wikan, selaku Chief Executive Officer (CEO) PR Indonesia, organisasi penyelenggara PRIA, optimis bahwa kehumasan sangat relevan memegang kunci dalam sebuah institusi. “PR menjadi fungsi utama dalam organisasi,” ujarnya saat memberikan sambutan. Asmono juga menjelaskan bahwa kehumasan akan mengambil fungsi strategis dan berkembang dengan pesat.
Aqsath Rasyid Naradhipa, CEO NoLimit Indonesia, salah satu perusahaan pendukung ajang apreisasi ini, menyatakan bahwa tantangan komunikasi semakin berkembang. “Audiens yang kita hadapi memiliki perbedaan generasi, dengan generasi terbaru adalah Gen Z, Alpha, dan Beta. Ada perbedaan cara mengemukakan pendapat, cara mereka complain, langsung via medsos, dan langsung viral,” ujarnya dalam kata sambutan.
Oleh karena itu, Aqsath mewanti-wanti bahwa pola komunikasi harus berdampak dengan mengedepankan data dan riset. Aqsath mencontohkan keberhasilan Kementerian Perhubungan dalam menekan angka kecelakaan saat mudik Lebaran melalui pesan kunci “jangan mudik naik motor” kepada audiens sasaran utama generasi milenial. Pesan kunci tersebut disebarluaskan melalui sejumlah artikel, komik, video, siniar, dan lain-lain. “Pajak juga memiliki admin medsos dan Relawan Pajak yang dapat diberdayakan. Aset digital penting untuk melindungi reputasi organisasi,” imbuhnya.
Torehan Kementerian Keuangan
Selain DJP, unit kerja lain di lingkungan Kementerian Keuangan juga meraih penghargaan. Inspektorat Jenderal membukukan Bronze Winner untuk kategori owned media subkategori majalah internal. Sementara itu, Badan Layanan Umum di bawah naungan Kemenkeu, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), meraup dua Silver Winner untuk kategori kanal digital subkategori media sosial dan kategori owned media subkategori majalah internal, dan satu Bronze Winner untuk kategori laporan tahunan subkategori annual report.
Pewarta: Yacob Yahya, Sania Rahma Fitri, Afifah Dyatmika |
Kontributor Foto: Dokumentasi Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan |
Editor: Sri Hartiwiek |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 25 views