Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta menerima kunjungan industri dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kendal di Kota Surakarta (Kamis, 24/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk melihat secara langsung lingkungan kerja di instansi pemerintah sekaligus mengenal layanan dan peran perpajakan dalam kehidupan sehari-hari.
Rombongan SMK Negeri 1 Kendal diterima oleh Kepala KPP Pratama Surakarta, Yusuf Sarnoto. Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh para siswa. “Suatu kehormatan atas kunjungan SMK Kendal untuk belajar mengenal ilmu perpajakan,” ujar Yusuf.
Di hadapan para siswa, Yusuf kemudian mengajak mereka melihat pajak dari sisi yang lebih luas, yaitu sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara yang menopang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
“APBN tulang punggungnya adalah pajak. Penerimaan negara dari pajak mencapai 74 persen dari rencana penerimaan APBN. Kalau suatu bangunan terdiri dari empat tiang, penerimaan dari pajak yang mencapai 74 persen ini ibarat tiga tiang dari bangunan tersebut,” jelasnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi perpajakan oleh penyuluh pajak, Surya Adi Putra.
Surya menyampaikan materi dengan tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”. Ia mengajak para siswa mengenal APBN, sumber pendapatan negara, hubungan penerimaan pajak dengan pembangunan, hingga peran generasi muda dalam mempersiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam penyampaiannya, Surya menggunakan sejumlah contoh yang dekat dengan kehidupan siswa. Salah satunya dengan menggambarkan APBN seperti sebuah “dompet” negara, tempat pendapatan negara dikumpulkan dan kemudian digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.
“Semakin besar pajak yang terkumpul, semakin kecil ketergantungan negara pada utang. Inilah alasan konkret mengapa pajak penting bagi generasi kalian,” kata Surya.
Pemahaman tentang pajak tidak harus menunggu seseorang menjadi wajib pajak. Para siswa yang saat ini duduk di bangku sekolah merupakan bagian dari generasi yang kelak akan memasuki usia produktif dan mengambil peran dalam pembangunan.
Dalam paparan, siswa diajak melihat manfaat APBN melalui berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Dengan demikian, pajak tidak hanya dibicarakan sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bagian dari proses gotong royong dalam membiayai kebutuhan negara.
Sejumlah siswa menyampaikan kesan mereka setelah mengikuti pemaparan dan melihat aktivitas pegawai KPP Pratama Surakarta. “Kantornya estetik banget, para pegawai sibuk bekerja untuk melayani masyarakat,” ujar Angela, siswa kelas XII.
Sementara itu, Zafira, siswa kelas XII, mengaku baru mengetahui lebih dalam mengenai posisi pajak dalam penerimaan negara. “Ternyata penerimaan terbesar untuk negara kita adalah dari pajak,” katanya.
Hal serupa disampaikan Dita Rizki Putri. Ia mengingatkan teman-temannya bahwa peran sebagai pembayar pajak bukan sesuatu yang terlalu jauh dari kehidupan mereka. “Disadari atau tidak, teman-teman adalah future tax payer,” tuturnya.
Ketua Jurusan SMK Negeri 1 Kendal, Farida, mengapresiasi kesempatan yang diberikan KPP Pratama Surakarta. Menurutnya, kunjungan tersebut relevan dengan pembelajaran siswa, khususnya bagi jurusan akuntansi. “Terima kasih atas kesediaan KPP, kami sangat terbantu. Kantor ini sangat representatif dalam kaitannya dengan jurusan akuntansi di sekolah kami,” ujar Farida.
Melalui pertemuan tersebut, KPP Pratama Surakarta berharap pengenalan perpajakan kepada generasi muda tidak berhenti pada pemahaman mengenai pajak, tetapi juga tumbuh menjadi kesadaran bahwa pembangunan membutuhkan kontribusi bersama.
|
Pewarta: Wisnu A |
|
Kontributor Foto: Surya Adi Pamungkas |
|
Editor: Agung Sutrisno Hadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 5 kali dilihat



