Body

Untuk meringankan beban pajak terutang pada akhir tahun, apabila Anda bukan termasuk wajib pajak yang menggunakan tarif PPh final berdasarkan PP 23 Tahun 2018 maupun bukan termasuk orang pribadi pengusaha tertentu, Anda diwajibkan melakukan pengangsuran PPh Pasal 25 setiap bulan.

Besarnya angsuran PPh Pasal 25 secara umum:

Penghasilan neto setahun dikali tarif umum setelah sebelumnya dikurangi dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak kemudian dibagi dua belas

 

Penghasilan Neto adalah :

  1. Dalam hal Anda sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi menyelenggarakan pembukuan dan dari pembukuannya dapat dihitung besarnya penghasilan neto setiap bulan, penghasilan neto fiskal dihitung berdasarkan pembukuannya;
  2. Dalam hal Anda sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi hanya menyelenggarakan pencatatan dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto atau menyelenggarakan pembukuan tetapi dari pembukuannya tidak dapat dihitung besarnya penghasilan neto setiap bulan, penghasilan neto fiskal dihitung berdasarkan Norma Penghitungan Penghasilan Neto atas peredaran atau penerimaan bruto.

Dengan demikian, rumus dan contoh perhitungan angsuran PPh Pasal 25 untuk Anda sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi adalah sebagai berikut:

Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 Wajib Pajak Orang Pribadi

Tuan  Beni (TK/0) terdaftar sebagai Wajib Pajak pada KPP A tanggal 1 Februari 2015. Penghasilan neto fiskal setahun pada tahun 2018 adalah Rp100.000.000. Besarnya PPh pasal 25 setiap bulan untuk tahun 2019 adalah sebagai berikut :

Penghasilan Neto setahun

= Rp. 100.000.000,00

PTKP (TK/0)

= Rp.   54.000.000,00 (-)

PKP

= Rp.   46.000.000,00

PPh Terutang= 5% x Rp. 46.000.000,00

= Rp.     2.300.000,00

besarnya angsuran PPh Pasal 25 April 2019 adalah = 1/12 x Rp.2.300.000,00

= Rp.        191.666,67

Untuk angsuran sebelum penyampaian SPT Tahunan, disamakan dengan angsuran tahun sebelumnya.

 

 

Namun demikian untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Baru penghitungan angsuran PPh Pasal 25 menggunakan mekanisme umum tidak berlaku. Angsuran PPh Pasal 25 untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Baru ditetapkan NIHIL.

Wajib Pajak Baru adalah Wajib Pajak orang pribadi yang baru terdaftar pada suatu Tahun Pajak.

Contoh Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 untuk Wajib Pajak Baru

Pak Jono terdaftar pada Bulan Februari 2019 di KPP ABC, maka Angsuran PPh Pasal 25 pada Tahun Pajak 2019 (Februari s.d. Desember) untuk Pak Jono adalah NIHIL.