
Tim dari KPP Pratama Mojokerto bergerak untuk menyampaikan bantuan berupa bahan makanan dan pakaian kering serta perlengkapan bayi kepada para korban banjir di Mojoagung (Minggu, 25/2). Bencana banjir yang menenggelamkan ratusan rumah penduduk di Kecamatan Mojoagung dan Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang telah memicu keprihatinan dari berbagai pihak, tak terkecuali para pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Mojokerto.
Banjir kembali menerjang dua kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan merendam ratusan rumah, Kamis pagi 22 Februari 2018. Banjir diakibatkan meluapnya air Sungai Kaligunting di Kecamatan Mojoagung, Sungai Catakakgayam di Kecamatan Mojowarnoli menyusul hujan deras tinggi yang mengguyur wilayah selatan dan tengah Kabupaten Jombang sepanjang Rabu 21 Februari 2018 malam.
Banjir di antaranya menerjang Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno. Di lokasi ini, ketinggian air di jalan raya mencapai 1 meter. Sementara di dalam rumah berkisar 40 sentimeter hingga 50 sentimeter. Sungai meluap karena tak mampu menampung besarnya volume air hujan yang turun sejak Rabu 21 Februari malam sekitar pukul 21.00 WIB serta besarnya debit air dari hulu sungai di pegunungan Wonosalam. Di Kecamatan Mojoagung. Desa-desa yang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya kembali dilanda luapan air Sungai Gunting, di antaranya Desa Kademangan, Gambiran, dan Desa Karobelah.
Ketinggian air di Kecamatan Mojoagung berkisar antara 30 sentimeter hingga 1 meter. Walaupun demikian, belum ada warga yang dilaporkan mengungsi. Mereka hanya menyelamatkan barang-barangnya ke lokasi lebih tinggi di dalam rumah. Hampir semua rumah di desa-desa yang jadi langganan banjir ini ini sudah siap dengan tempat yang disebut 'pogo'. Pogo ini adalah lantai yang ditinggikan sekitar dua meter dari lantai yang berfungsi untuk menyimpan barang-barang elektronik dan pakaian. Kadang-kadang mereka juga tidur di sana jika keadaan tidak memungkinkan untuk tidur di kamar.
Saat tim dari KPP Pratama Mojokerto berada di lokasi, sejumlah titik genangan sudah mulai surut dan warga terlihat mulai bergotong-royong membersihkan kotoran dari rumah-rumah mereka. Mereka juga terlihat membersihkan saluran-saluran agar air dari permukiman mengalir lebih lancar, kembali ke sungai. Bantuan juga sudah didapatkan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, dan beberapa instansi serta perorangan. Secara umum kondisi para korban terdampak banjir relatif baik.
- 30 kali dilihat