Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purwokerto menerima kunjungan dari SMK Tamansiswa Purwokerto dalam kegiatan pembelajaran luar kelas (Selasa, 13/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula KPP Pratama Purwokerto ini diikuti oleh siswa kelas X, XI dan XII program keahlian Layanan Perbankan SMK Tamansiswa Purwokerto.
Kunjungan ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kesadaran pajak dan peran perpajakan dalam pembangunan negara.
Kepala SMK Tamansiswa Purwokerto, Yuni Astuti, menyampaikan terima kasih kepada KPP Pratama Purwokerto atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar dan mengenal dunia perpajakan secara langsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPP Pratama Purwokerto yang telah memberikan kesempatan kepada siswa-siswi kami untuk berkunjung dan belajar secara langsung mengenai perpajakan. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan serta memberikan pengalaman baru bagi para siswa,” ungkap Yuni.
Selanjutnya, penyuluh pajak, Nukman Gunar, menyampaikan materi bertajuk “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”. Materi tersebut mengajak para siswa memahami hubungan antara pajak dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), serta peran penerimaan pajak dalam membiayai pembangunan nasional, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Nukman menyebut, pajak merupakan tulang punggung pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kontribusi kita dalam mendukung pembangunan negara. Dengan memahami peran pajak sejak dini, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi warga negara yang sadar akan hak dan kewajibannya serta memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia,” ujar Nukman.
Selain mengenal fungsi pajak, para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai perbedaan pajak pusat dan pajak daerah serta tahapan pemenuhan kewajiban perpajakan, mulai dari pendaftaran wajib pajak sesuai ketentuan, penghitungan dan pembayaran pajak, hingga pelaporan surat pemberitahuan (SPT) secara benar, lengkap, dan jelas.
Memasuki sesi tanya jawab, para siswa berkesempatan menggali informasi lebih lanjut mengenai perpajakan, termasuk penggunaan Coretax DJP sebagai sistem administrasi perpajakan.
Salah satu pertanyaan yang dibahas dalam sesi tersebut adalah, “Pak, kalau nanti kami sudah bekerja dan punya penghasilan sendiri, apakah pelaporan SPT harus dilakukan melalui Coretax DJP? Lalu, bagaimana cara mengetahui langkah-langkah pelaporannya bagi pemula?”
“Betul, apabila nanti adik-adik sudah bekerja dan memiliki penghasilan, pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan melalui Coretax DJP sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk pendaftaran NPWP, adik-adik dapat mengakses laman coretaxdjp.pajak.go.id kemudian pilih menu SPT Tahunan, dan ikuti petunjuk pengisian yang tersedia, lengkapi data penghasilan dan informasi perpajakan yang diperlukan, kemudian periksa kembali sebelum mengirimkan SPT,” jelas Nukman.
Nukman mengajak para siswa melihat peran strategis generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan memiliki kesadaran untuk berkontribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ditutup dengan office tour di area loket Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) KPP Pratama Purwokerto.
Melalui kegiatan pembelajaran luar kelas ini, Nukman berharap edukasi perpajakan dapat semakin dekat dengan dunia pendidikan. Pengenalan pajak sejak dini mampu menumbuhkan pemahaman yang positif mengenai perpajakan dan membentuk generasi muda yang sadar pajak demi mendukung pembangunan Indonesia.
| Pewarta: Pritadevi Setya Azahro |
| Kontributor Foto: Tim Dokumentasi |
| Editor: Agung Sutrisno Hadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 2 kali dilihat



