Sosok Arman Maulana, penjual kerak telur berusia 24 tahun, menjadi magnet yang menarik perhatian pengunjung dengan aroma dan cita rasa otentik Jakarta di Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang berlangsung di Lapangan Komplek Pajak Kalibata, Jalan TMP Kalibata Nomor 19B, Jakarta Selatan (Jumat, 5/12).
Arman Maulana merupakan salah satu UMKM binaan Jakpreneur Kecamatan Pancoran. Meskipun tergolong muda, Arman telah menjalani profesi sebagai penjual makanan khas Betawi sejak tahun 2017. Sehari-hari, ia biasa berjualan di kawasan ikonik Jakarta, yaitu di Rumah Betawi dekat Parkiran IRTI Monas.
Dalam wawancara singkat di tengah kesibukannya melayani pembeli, Arman mengungkapkan rasa senangnya berpartisipasi dalam bazar ini. "Alhamdulillah, bazar di sini ramai sekali. Antusiasme pengunjungnya luar biasa. Ini kesempatan bagus juga buat promosi," ujar Arman sambil membalik adonan kerak telur di atas wajan. "Hasilnya juga lumayan, sangat bersyukur bisa ikut memeriahkan Hakordia tahun ini," pungkasnya.
Bazar UMKM ini tidak hanya diisi dengan UMKM yang menampilkan produk-produk lokal berkualitas tetapi juga menyediakan beberapa stan jajanan. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 5 Desember 2025 sebagai bagian dari rangkaian acara Hakordia yang diinisiasi oleh berbagai instansi, termasuk KPP Penanaman Modal Asing Satu.
Partisipasi UMKM seperti Arman dalam acara besar seperti Hakordia 2025 ini menunjukkan peran penting sektor usaha mikro dalam menopang ekonomi sekaligus menjadi bagian dari semangat integritas dan transparansi yang diusung dalam peringatan hari anti korupsi.
Kehadiran Arman Maulana dan kerak telurnya tidak hanya menyajikan kuliner yang lezat dan otentik, tetapi juga membawa semangat kewirausahaan muda yang gigih, menambah warna dan keramaian positif pada perhelatan Hakordia 2025.
| Pewarta: Mukhammad Mirza |
| Kontributor Foto: Mukhammad Mirza |
| Editor: Tendi Aristo |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 4 kali dilihat


