Body

Anda pengusaha yang telah ditetapkan sebagai Pengusaha Kena Pajak diwajibkan menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai paling lama pada akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak.

Kerangka/ Isi SPT Masa PPN

Saat ini, SPT Masa PPN yang berlaku dan dapat Anda gunakan dalam pelaporan adalah SPT Masa PPN 1111. SPT Masa PPN 1111 terdiri dari:

1. Induk SPT Masa PPN 1111 - Formulir 1111 (F.1.2.32.04); dan

2. Lampiran SPT Masa PPN 1111, yang terbagi atas:

  • Formulir 1111 AB - Rekapitulasi Penyerahan dan Perolehan (D.1.2.32.07);
  • Formulir 1111 A1 - Daftar Ekspor BKP Berwujud, BKP Tidak Berwujud dan/atau JKP (D.1.2.32.08);
  • Formulir 1111 A2 - Daftar Pajak Keluaran atas Penyerahan Dalam Negeri dengan Faktur Pajak (D.1.2.32.09);
  • Formulir 1111 B1 - Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan atas Impor BKP dan Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud/ JKP dari Luar Daerah Pabean (D.1.2.32.10);
  • Formulir 1111 B2 - Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan atas Perolehan BKP/ JKP Dalam Negeri (D.1.2.32.11); dan
  • Formulir 1111 B3 - Daftar Pajak Masukan yang Tidak Dikreditkan atau yang Mendapat Fasilitas (D.1.2.32.12)

Pengecualian, berlaku bagi Anda selaku PKP yang menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan Pajak Masukan. SPT Masa PPN yang berlaku dan dapat Anda gunakan dalam pelaporan adalah SPT Masa PPN 1111 DM. SPT Masa PPN 1111 DM, terdiri dari:

1. Induk SPT Masa PPN 1111 DM - Formulir 1111 DM (F.1.2.32.05); dan

2. Lampiran SPT Masa PPN 1111 DM, yang terbagi atas:

  • Formulir 1111 A DM (D.1.2.32.13) - Daftar Pajak Keluaran atas Penyerahan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak; dan
  • Formulir 1111 R DM (D.1.2.32.14) - Daftar Pengembalian BKP dan Pembatalan JKP oleh PKP yang Menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan,

Bentuk dan Isi SPT Masa PPN

SPT Masa PPN dapat berbentuk:

  1. formulir kertas (hard copy); atau
  2. dokumen elektronik.

Selaku Pengusaha Kena Pajak, Anda Wajib menyampaikan SPT Masa PPN dalam bentuk dokumen elektronik.

Aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk membuat SPT Masa PPN dalam bentuk dokumen elektronik yaitu:

  1. Aplikasi e-SPT; atau
  2. Aplikasi e-Faktur.

Kedua Aplikasi tersebut dapat Anda peroleh dengan cara:

  1. diunduh di laman (website) Direktorat Jenderal Pajak, dengan alamat www.pajak.go.id; atau
  2. diambil di KPP atau KP2KP

Untuk Aplikasi e-Faktur juga dapat diunduh di:

  1. http://svc.efaktur.pajak.go.id/installer/EFaktur_Windows_32bit.zip (untuk Windows 32 bit);
  2. http://svc.efaktur.pajak.go.id/installer/EFaktur_Windows_64bit.zip (untuk Windows 64 bit);
  3. http://svc.efaktur.pajak.go.id/installer/EFaktur_Lin32.zip (untuk Linux 32 bit);
  4. http://svc.efaktur.pajak.go.id/installer/EFaktur_Lin64.zip (untuk Linux 64 bit);
  5. http://svc.efaktur.pajak.go.id/installer/EFaktur_Mac64.zip (untuk Machintos 64 bit)

Jika Anda merupakan PKP yang diwajibkan membuat e-Faktur, maka Anda wajib membuat SPT Masa PPN 1111 dengan menggunakan aplikasi e-Faktur yang telah ditentukan dan/ atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Tata cara pengisiannya serta keterangan yang wajib diisi pada SPT Masa PPN 1111 mengikuti petunjuk penggunaan (manual user) aplikasi e­ Faktur.

Kelengkapan SPT Masa PPN

SPT Masa PPN 1111 yang disampaikan dalam bentuk dokumen elektronik wajib dilampiri dengan seluruh Lampiran SPT dalam bentuk dokumen elektronik yang dibuat dengan tata cara yang telah diatur Direktorat Jenderal Pajak.

Anda selaku PKP wajib  melaporkan  Daftar  Pajak  Keluaran  atas penyerahan dalam negeri dengan Faktur Pajak dalam SPT Masa PPN 1111 pada Formulir 1111 A2 untuk Masa Pajak yang sama dengan tanggal Faktur Pajak dibuat. Sedangkan atas Pajak Masukan yang menurut ketentuan peraturan perundang­ undangan di bidang perpajakan dapat dikreditkan namun tidak dilakukan pengkreditan, wajib Anda laporkan dalam Formulir 1111 B3.

Bagi Anda:

  1. PKP Pedagang Eceran; atau
  2. PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/ atau JKP yang diatur secara khusus.

diperkenankan melaporkan Faktur Pajak dalam SPT Masa PPN 1111 dengan cara digunggung.

PKP yang tidak memenuhi ketentuan ini namun melaporkan Faktur Pajak dalam SPT Masa PPN 1111 dengan cara digunggung merupakan PKP yang menyampaikan SPT Masa PPN dengan tidak benar yang dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Cara Penyampaian SPT Masa PPN

Anda selaku Pengusaha Kena Pajak wajib menyampaikan SPT Masa PPN melalui e-Filing.