
“Digital RD 2020 akan meningkatkan ekonomi Thailand melalui modernisasi pengumpulan pajak, pelayanan prima, dan tata kelola,” ucap Head of Delegation Thailand Ekniti Nitithanprapas dalam Head of Delegation Forum Meeting di Ballroom 1 Hotel Tentrem (Rabu, 23/10). Selama beberapa tahun terakhir, Thailand telah menjalankan transformasi digital dengan menggunakan user experience dan tax payer journey.
“Kami telah melakukan UX atas tampilan dan konten website, machine learning chatbot (nong area). Untuk mengembangkan aplikasi, kami bekerja sama serta membantu mengembangkan start up yang telah memenuhi standar kami. Kemudian, mereka akan mengembangkan program yang secara otomatis terhubung dengan sistem kami,” papar Ekniti.
Thailand juga sedang dalam tahap pengembangan aplikasi mobile yang bernama Smart Tax. Aplikasi ini dapat digunakan untuk efiling, payment, dan beberapa permohonan. Ke depan, Thailand akan melakukan otomatisasi atas aplikasi tersebut.
Dalam bidang pengembangan inovasi termasuk pengembangan proses bisnis, departemen penerimaan di Thailand menggunakan metode yang agile dan ini merupakan metode terbaru.
“Terkait data, kami telah mengembangkan analisis big data baik internal maupun eksternal terkait risk based. Ke depan kita akan menggunakan artificial intelligence untuk mengembangkan risk based audit,” ungkapnya.
Thailand juga telah me-launching VRT blockchain untuk mendapatkan data secara real time terkait web refund for tourist. Teknologi ini akan mengurangi waktu, mengurangi proses, data akan di-share dan direkam secara real time. Thailand juga akan mengaplikasi VRT blockchain untuk e-invoice.
“Untuk inovasi, kami akan melakukan inovasi dari dalam dengan cara mempersilakan staf di setiap level untuk membentuk tim dan menggagas sebuah inovasi. Sementara itu, inovasi dari luar adalah peluncuran Hackatax. Dalam Hackatax ini, banyak perusahaan startup yang bergabung. Ke depan kita melalui Hacaktax, kami berharap terdapat pengembangan sistem yang semakin kaya,” tutur Ekniti yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Departemen Penerimaan.
Beberapa capaian reformasi pajak adalah terkait e-payment, international business center regime, Transfer Pricing law, dan EoI law. E-payment law ini sangat membantu National e-Payment Master Plan. Harapannya, melalui e-payment ini, Thailand dapat menangkap tax gap dari transaksi e-commerce yang selama ini sulit untuk dilacak.
- 163 kali dilihat