Sebanyak 81 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri terpilih sebagai peserta Pajak Bertutur 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kediri. Sekolah yang berlokasi di Jalan Semeru Gang II, Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri (Kamis, 3/9/2026), ini resmi beroperasi dan memulai kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2026.
Mengusung tema "Pajak Kita, Energi Generasi Juara", Kepala KPP Pratama Kediri, Mulyanto Budi Santosa, membuka kegiatan dengan penayangan video singkat tentang pentingnya pajak bagi keberlangsungan suatu negara. Secara sederhana, Mulyanto mengibaratkan pajak sebagai penghasilan dalam rumah tangga.
"Seperti sebuah keluarga, negara tentu memerlukan penghasilan. Negara harus mengelola penghasilan tersebut untuk berbagai pengeluaran," jelas Mulyanto.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri, Nur Zam'ah, yang diiringi dengan gemuruh yel-yel dari para siswa. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan edukasi tersebut.
"Sekolah Rakyat merupakan salah satu contoh nyata pembangunan sektor pendidikan yang didanai dari pajak. Kami mengucapkan terima kasih karena KPP Pratama Kediri beserta tim berkenan menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur 2026 di sekolah ini," ungkap Nur Zam'ah.
Edukasi dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi kesadaran pajak yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik. Seluruh peserta yang berasrama di lembaga tersebut menyimak pemaparan materi, termasuk kegiatan "Direktur Jenderal Pajak Menyapa" yang diselenggarakan secara daring, dengan tertib.
Penyuluh pajak, Hendy, selaku narasumber menyampaikan bahwa orang yang tidak mau membayar pajak padahal ikut menikmati fasilitas negara sama halnya dengan penumpang gelap atau free rider.
Saat ditanya mengenai pengertian tersebut, salah satu peserta bernama William menjelaskan, "Free rider adalah seseorang yang tidak mau membayar, tetapi ikut menikmati manfaatnya." Seluruh siswa pun serentak sepakat menjawab tidak mau saat ditanya apakah mereka ingin menjadi free rider.
Pajak Bertutur 2026 merupakan program tahunan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan negara, tetapi juga tumbuh menjadi warga negara yang sadar dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang berlangsung di pendopo utama sekolah ini diakhiri dengan pengumuman pemenang gim interaktif dan penyerahan hadiah, serta ditutup secara resmi pada pukul 12.00 WIB.
| Pewarta: Hana M |
| Kontributor Foto: Iqbal |
| Editor: Alloeta T Firdausiah |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 7 kali dilihat



