Darmawan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali hadir dalam kegiatan Press Conference Kementerian Keuangan Satu Bali yang diselenggarakan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Bali di Gedung Keuangan Negara (GKN) I Denpasar, Kota Denpasar (Kamis, 23/1).

Kegiatan media briefing merupakan agenda rutin bulanan untuk menyampaikan kinerja Kementerian Keuangan Bali mulai dari sisi penerimaan pajak, bea dan cukai, pengelolaan aset negara, dan pengelolaan anggaran dan belanja negara lingkup Provinsi Bali.

Darmawan mengungkapkan bahwa untuk tahun 2024, Kanwil DJP Bali berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sejumlah Rp16,89 triliun atau mencapai 100,48% dari target penerimaan pajak tahun 204.

“Atas kontribusi wajib pajak 2024, Kanwil DJP Bali berhasil meraih 100% target penerimaan pajak yang ke empat kalinya sejak tahun 2021. Ini merupakan hasil yang luar biasa mengingat Provinsi Bali sangat bergantung dengan kondisi pariwisata,” ucap Darmawan.

Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Bali, Muhammad Mufti Arkan, mengungkapkan bahwa tingkat inflasi di Bali pada Desember 2024 tercatat sebesar 2,34% (year on year). Menurutnya, inflasi ini masih cukup terjaga karena berada dalam rentang target inflasi 2,5±1%. Hal ini memberikan dampak terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun APBD di Provinsi Bali.

Pewarta: Wahyu Mardana
Kontributor Foto: Wahyu Mardana
Editor: Sukarni

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.