“Menjadi relawan pajak (Renjani --red) ini merupakan pengalaman pertama bagi saya dalam berinteraksi secara langsung dalam dunia kerja, banyak manfaat yang bisa saya peroleh,” ungkap.Ni Kadek Meylani, mahasiswa semester V Universitas Mahasaraswati Denpasar. Meylani adalah salah seorang Renjani yang telah dua hari bertugas di Kantor Pelayanan Pajak Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali (Kamis, 13/2).

Menurut Meylani, pengetahuan tidak hanya diperoleh dari dalam kelas, melainkan ada banyak tempat yang dapat menjadi sumber pengetahuan. Salah satunya melalui kegiatan menjadi Renjani.

Meylani mengatakan sebelum melaksanakan tugasnya, para Renjani diberikan pelatihan dan pembekalan materi pajak terlebih dahulu. Materi tersebut meliputi pengetahuan dasar dan pelaksanaan pemenuhan kewajiban perpajakan, mulai dari pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), asistensi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi, dan asistensi wajib pajak agar bisa mendapatkan Kode EFIN. Selain itu, Renjani juga dibekali dengan informasi tentang bagaimana cara melayani wajib pajak dan cara berkomunikasi yang efektif..

Kepala Seksi Pelayanan Luh Putu Ika Aryaningsih pada kesempatan terpisah mengaku senang dengan adanya program Renjani. Selain membantu dalam pengisian SPT Tahunan, Renjani sekaligus bertugas mengedukasi wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan yang sekarang telah dilakukan secara daring melalui e-Filing. Selain itu, mereka juga memberikan informasi tentang pentingnya validasi data email, nomor telepon, dan pemadanan NIK-NPWP serta update info tentang aplikasi Coretax DJP kepada wajib pajak.

 

Pewarta: Muhammad Afif Fauzi
Kontributor Foto: Muhammad Afif Fauzi
Editor: Sukarni

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.