
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus (Kanwil Khusus) kembali mengadakan podcast bernama Jaksuscast dengan tema “Sengketa di Pengadilan Semu” yang telah diunggah dalam kanal Youtube dan Spotify Kanwil DJP Jakarta Khusus (Selasa, 29/6).
Kanwil Khusus menyambut era digital dengan meluncurkan siniar (podcast) yang diberi nama Jaksuscast, Jakarta Khusus Broadcast. Budi Susanto selaku Kepala Kanwil Khusus menjadi narasumber di episode perdana Jaksuscast yang tayang perdana pada 19 September 2020 di Youtube. Episode pertama Jaksuscast membahas tentang Kanwil DJP Jakarta Khusus mulai dari sejarah sampai karakteristik Wajib Pajak di Kanwil Khusus.
Digawangi oleh Bidang P2 Humas Kanwil Khusus, sampai saat ini Jaksuscast sudah menayangkan lima episode yang membahas detail karakteristik dan keunikan Kanwil DJP Jakarta Khusus. “Tujuan podcast ini adalah untuk mencari bentuk yang paling memungkinkan di masa pandemi ini untuk terus memberi informasi kepada masyarakat, khususnya wajib pajak yang terdaftar di lingkungan Kanwil Khusus,” ujar Sanityas selaku mantan Kabid P2 Humas tentang tujuan menginisiasi podcast.
Masih di masa pandemi ini, Jaksuscast menampilkan satu tajuk baru dengan label Diskusi Dendi yang menampilkan diskusi tentang perpajakan dengan segala permasalahan yang dihadapi oleh Wajib Pajak dan Direktorat Jenderal Pajak. Diskusi Dendi diisi oleh Penyuluh Pajak Ahli Madya, Dendi Amrin dan partner diskusi dari berbagai macam latar belakang yang membuat diskusi menjadi lebih informatif, lebih menarik dan lebih hidup.
Pada kesempatan pertama, Diskusi Dendi menghadirkan diskusi bertema Sengketa di Pengadilan Semu, yang mengupas permasalahan tentang keberatan pajak. Berturut-turut nantinya akan menghadirkan diskusi tentang pemeriksaan, penagihan, pemeriksaan bukti permulaan, penyidikan, transfer pricing, aturan perpajakan terakhir, serta current issue tentang perpajakan Indonesia.
Sebagai salah satu bentuk penyuluhan tidak langsung kepada Wajib Pajak, Jaksuscast diproduksi secara rutin tiap dua pekan dan dapat diakses melalui channel Youtube dan Spotify Kanwil DJP Jakarta Khusus.
- 70 kali dilihat