“Penerimaan pajak  Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 sampai dengan Bulan Agustus ini sudah mencapai Rp 4,28 T”, ucap Ahmad Djamhari Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat pada saat memberikan materi dalam acara Diseminasi Kajian Fiskal Regional dan Diskusi Ekonomi Kabupaten Mempawah di Aula Kantor Bupati Kabupaten Mempawah, Kabupaten Mempawah (Rabu, 22/9).

“Untuk penerimaan pajak dari Kabupaten Mempawah sendiri menyumbang sebesar Rp128 M, dengan kontribusi terbesar dari PPh Non Migas sebesar Rp 75,58 M”, tambah Djamhari.

Djamhari juga menjelaskan bahwa penerimaan pajak Kabupaten Mempawah dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama mengalami peningkatan. “Penerimaan pajak Kabupaten Mempawah mengalami peningkatan sebesar 55,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.”

“Penerimaan netto dari 5 sektor dominan dari Kabupaten Mempawah sampai dengan bulan Agustus 2021 terdapat 4 sektor yang tumbuh positif dan 1 sektor tumbuh negatif,” jelas Djamhari.

Djamhari juga menjelaskan strategi  peningkatan sektor pajak yang akan dilakukan oleh Kanwil DJP Kalimantan Barat dengan cara intensifikasi dan sinergi pengawasan.

“Strategi pertama yang akan dilakukan ialah intensifikasi dengan cara melakukan pengawasan atas transaksi terindikasi transfer pricing, pengawasan High Wealth Individual (HWI) dan Wajib Pajak Grup, serta pengawasan atas transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE)”, jelas Djamhari.

“Serta strategi selanjutnya yakni  sinergi pengawasan dengan cara melakukan join program antara DJP, DJA, DJBC, dan DJPK, serta melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemda”, tambah Djamhari.

“Harapannya dengan dilaksanakannya strategi ini dapat meningkatkan penerimaan pajak di Provinsi Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Mempawah”, harap Djamhari.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah H. Muhammad Pagi, Kepala Kanwil DJPb Kalimantan Barat Edih Mulyadi , Kepala Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat yang diwakili oleh Kepala Baggian Umum Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat Agus Djoko Prasetyo,  Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat Edward U.P. Nainggolan, Kepala Bappeda Kabupaten Mempawah Aswin, serta pakar ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Eddy Suratman..