hari ibu, jawa timur, perempuan, emansipasi, tuban

Oleh: Fajar Ari Prabowo, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Zaman dahulu, pemahaman yang berlaku di masyarakat mengatur bahwa para wanita, khususnya para ibu, haruslah berada di rumah. Mereka diberi pemahaman bahwa kodrat wanita yang baik-baik seharusnya mengurusi rumah tangga saja. Dalam artian mereka hanya mengurusi dapur, sumur, dan kasur.

Seiring perkembangan zaman, hal itupun lama kelamaan terkikis. Para wanita kini pun berposisi setara dengan para pria. Wanita zaman sekarang dapat berpartisipasi aktif di dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Mereka membuktikan pada dunia bahwa mereka dapat memegang peran penting dalam masyarakat, bangsa, dan dunia. Kita ambil contoh dari bidang pemerintahan ada seorang Angela Merkel, yang menjadi Kanselir Jerman selama lebih dari 12 tahun. Beliau berhasil menjadi kepala pemerintahan di sebuah negara besar di Eropa, bahkan dunia. Dari dalam negeri, ada seorang ibu Sri Mulyani Indrawati, yang sekarang menjabat sebagai Menteri Keuangan saat ini. Beliau juga pernah ditunjuk sebagai salah seorang Direktur di Bank Dunia. Dan yang lebih membanggakan lagi, pada tahun 2014 di daftar yang dilansir Forbes, beliau menempati peringkat 28 dalam daftar perempuan terkuat di dunia.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa perempuan lebih dapat melakukan banyak tugas secara simultan, atau biasa disebut multitasking. Pada penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Glasgow, mereka melakukan tes pada pria dan wanita dalam hal mengerjakan banyak tugas dalam intensitas cepat. Hasilnya, para wanita lebih unggul dalam hal multitasking dibanding para pria. Pada penelitian lain yang dilakukan para peneliti di Rusia, seperti yang dipublikasikan parda jurnal Human Psychology, ditemukan bahwa para wanita lebih mudah untuk multitasking dikarenakan otak mereka lebih cepat bereaksi dan efektif ketika diminta untuk beralih dari satu tugas ke tugas lainnya. Berbeda dengan para pria cenderung menggunakan banyak energi dan membuka ruang otaknya ketika dihadapkan dengan tugas yang banyak. Hal ini membuktikan betapa luar biasanya peran para ibu, dapat menyelesaikan berbagai tugas dalam rumah tangganya yang tidak mengenal waktu dan istirahat tersebut.

Pada akhirnya, teruntuk para srikandi dimanapun berada, terbanglah setinggi langit! Gapailah cita dan angan, raihlah mimpi mimpi besarmu. Namun jangan lupa, seorang wanita juga mempunyai tugas sebagai ibu rumah tangga. Oleh karenanya, para wanita karier diiharapkan untuk dapat  membagi waktunya antara urusan pekerjaan dengan urusan  Karena masa depan dunia ini ada di tangan anak cucu kita, dan baik buruknya masa depan anak cucu kita ada di genggaman tangan kita semua.

Dan untuk para ayah maupun calon ayah, kalau kalian ingin menyaksikan keajaiban yang ada di dunia ini, tak perlulah melanglang buana. Keajaiban itu ada di rumah kita sendiri, pada saat ibu atau istri kita menjalankan hari-harinyai di rumah maupun di kantor. Perhatikanlah, dan jangan lupa, ucapkan terima kasih.

Selamat Hari Ibu, untuk para ibu dan calon ibu di manapun kalian berada.

*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja.