Kawan Pajak: Pengalaman yang Luar Biasa!

Oleh: Agus Sugianto, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak
"Terimakasih buat Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) yang memberikan kesempatan kepada kami untuk memperoleh pengalaman yang luar biasa," ungkap para mahasiswa yang tergabung dalam program Kawan Pajak.
Kawan Pajak merupakan program yang dibuat oleh Kanwil DJP Kaltimra dengan melibatkan Mahasiswa dari STIE Madani Balikpapan untuk turut merasakan momen puncak penyampaian SPT Tahunan.
Selama 2 minggu (19-29/03), Kawan Pajak dilibatkan langsung untuk membantu pelaksanaan penerimaan SPT Tahunan dan asistensi pengisian SPT Tahunan melalui e-filing di Kanwil DJP Kaltimra, KPP Pratama Balikpapan dan Pojok Pajak.
Sangatlah besar tantangan untuk bergabung dalam program Kawan Pajak, dengan hanya dilakukan pembekalan dan seleksi yang sangat singkat. Sebanyak 30 mahasiswa STIE Madani Balikpapan terlibat dalam program ini yang terdiri dari Program Studi Akuntansi dan Program Studi Manajemen. Mereka dibagi sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama terdiri dari 10 mahasiswa dan gelombang kedua terdiri dari 20 mahasiswa.
Ibarat uji mental, mereka harus mengadapi berbagai macam karakter wajib pajak. Selain diuji kemampuan perpajakan, mereka juga harus diuji dengan kemampuan komunikasi. Mulai dari dikerumunin hingga banyak pertanyaan yang dilayangkan kepada mereka tiap harinya.
Seperti yang dialami Khairunnisa, atau biasa dipanggil Nisa, yang harus meladeni pertanyaan wajib pajak. "Saat menjadi Kawan Pajak saya pernah ditanya oleh wajib pajak yang saya dampingi, kenapa gajinya sudah dipotong pajak, tapi masih harus lapor juga?" ungkap Nisa.
Sebenarnya itu menjadi hal yang biasa jika yang menjawab pegawai pajak, tapi menjadi hal yang luar biasa seorang mahasiswa menjelaskan kepada wajib pajak kenapa harus melapor pajak meskipun sudah dipotong pajak.
Kegiatan seperti Tax Go To Campus (TGTC) yang sejatinya memberikan pemahaman dan kesadaran kepada mahasiswa sebagai calon wajib pajak akan pentingnya pajak untuk pembangunan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi mahasiswa saat ini. Mahasiswa saat ini perlu diajak untuk melakukan aksi nyata akan peran mereka sebagai agent of information.
Program Kawan Pajak memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk turut langsung melakukan pendampingan atau asistensi kepada wajib pajak dalam memenuhi kewajiban menyampaikan SPT Tahunan. Sebelum mereka dilibatkan langsung, mahasiswa harus melalui pelatihan perpajakan baik secara teori maupun praktek yang dilakukan oleh Kanwil DJP Kaltimra.
Program ini mendapat apresiasi yang sangat luar bisa dari para peserta yang tergabung dalam Kawan Pajak. Dalam melakukan pendampingan/asistensi mereka mendapat pengalaman bagaimana memberikan informasi perpajakan dengan berbagai tipe wajib pajak, mulai dari kritik sampai diberikan apresiasi. Mahasiswa dapat merasakan pengalaman luar bisa yang selama ini tidak ada dalam bayangan mereka.
Secara tidak langsung peran mereka sebagai agent of information telah tertanam dalam diri. Seperti beberapa Kawan Pajak yang tergabung selain mereka memberikan pendampingan kepada wajib Pajak saat bertugas sebagai Kawan Pajak, mereka juga melakukan pendampingan kepada keluarga atau rekan terdekat mereka untuk menjalankan kewajiban perpajakan menyampaikan SPT Tahunan memalui e-filing.
Tahun ini baru satu kampus yang terlibat untuk menjadi Kawan Pajak, berharap tahun depan semakin banyak kampus yang terlibat dan semakin banyak pula mahasiswa yang memberikan informasi perpajakan kepada masyarakat khususnya kepada wajib pajak sehingga berakibat banyak masyarakat yang peduli akan kewajiban perpajakan.(*)
*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi penulis bekerja.
- 979 kali dilihat