Semarang, 10 Februari 2026 – Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Tengah I menyelenggarakan kegiatan Business Development Services (BDS) bersama Himpunan Masyarakat Inklusi Kota Semarang (HIMIKS) di Aula Lantai 7, Gedung Keuangan Negara II Semarang (Selasa, 10/2). Kegiatan ini dihadiri oleh 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perwakilan dari asosiasi yang berada di bawah naungan HIMIKS.

Tema kegiatan kali ini adalah cara meningkatkan teknik public speaking untuk menunjang pengembangan UMKM dan pajak peduli untuk semua. Sebagai narasumber untuk materi public speaking diberikan langsung oleh perwakilan dari HIMIKS yaitu Trima Rahayu.

Sebelum masuk ke sesi materi, kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Tengah I Hutomo Budi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tujuan kegiatan yaitu untuk meningkatkan kapasitas UMKM sehingga bisa naik kelas. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong potensi UMKM untuk dapat naik kelas ke tingkat berikutnya.” ungkap Hutomo.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan materi mengenai public speaking oleh Trima Rahayu dan diterjemahkan oleh Juru Bahasa Isyarat Mako Mira Lysistrata. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan kiat-kiat sukses agar para UMKM bisa semakin melenting dengan meningkatkan kemampuan public speaking yang dimiliki. Tidak hanya diberi materi, para peserta diajak untuk praktik mempromosikan produk yang mereka miliki secara langsung.

Setelah pemaparan materi public speaking, sesi dilanjutkan dengan materi terkait manfaat pajak oleh Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Tengah I Candra Tri Ananto dan Nanik R. Para penyuluh mengajak para peserta memahami bahwa manfaat pajak sampai kepada masyarakat. “Pajak nantinya akan digunakan oleh negara sebagai sumber pembiayaan dalam APBN guna sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” ungkap Candra. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

BDS sendiri merupakan strategi pembinaan dan pengawasan kepada wajib pajak UMKM dalam membina dan mendorong pengembangan usaha secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness), keterikatan (engagement) dan kepatuhan (compliance) terhadap pajak. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga meningkatkan kapasitas para peserta dan memperbesar skala usaha sehingga berimbas pada peningkatan ekonomi nasional.

Dokumentasi