Apa yang dimaksud dengan prepopulated?

Prepoopulated, baik Pajak Masukan maupun PIB, merupakan fitur terbaru yang ada di e-Faktur 3.0.
Pada aplikasi sebelumnya, e-Faktur 2.2, setiap kali anda memperoleh Faktur Pajak atas perolehan BKP/JKP dari lawan transaksi, Anda harus melakukan input (1) secara manual (key-in) (2) melalui skema impor (3) melalui aplikasi scanner efaktur ke aplikasi e-Faktur.
NOTE: aplikasi scanner efaktur yang beredar saat ini dikembangkan oleh pihak ketiga dan bukan dikembangkan oleh DJP dan tidak memperoleh persetujuan dari DJP. JANGAN DIGUNAKAN!

eFaktur 3.0 akan menyediakan data Pajak Masukan yang dapat anda kreditkan by system. Sehingga anda tidak lagi perlu melakukan input secara manual ke aplikasi e-Faktur.

Sementara itu untuk prepopulated SPT, ketika anda ditetapkan sebagai e-Faktur 3.0, pelaporan SPT Masa PPN tidak lagi dilakukan melalui aplikasi e-Faktur Client Desktop namun menggunakan aplikasi e-Faktur Web Based. Seluruh data Pajak Keluaran dan Pajak Masukan yang tersedia untuk dilaporkan di SPT Masa PPN akan disediakan melalui e-Faktur Web Based tersebut.

Bagaimana Anda dapat menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0?

Implementasi prepopulated PM dan SPT Masa PPN pada aplikasi e-Faktur 3.0 dilakukan secara bertahap.

  1. Dimulai terbatas pada 4 PKP di lingkungan KPP Wajib Besar pada Februari 2020.
  2. Dilanjutkan perluasan implementasi pada 31 PKP terdaftar di KPP Wajib Pajak Besar dan KPP Madya Jakarta pada 10 Juni 2020.
  3. Pada 1 Agustus 2020, dilakukan implementasi pada seluruh PKP di KPP Wajib Pajak Besar, seluruh PKP di KPP Madya di Jakarta dan 19 PKP terdaftar di KPP Madya dan Pratama di luar Jakarta.
  4. Implementasi selanjutnya adalah 1 September 2020 untuk 5 PKP terdaftar di KPP Pratama yang telah menyampaikan usulan.
  5. Implementasi secara nasional akan dilakukan pada 1 Oktober 2020.

Untuk dapat menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0, anda harus telah terdaftar sebagai pengguna e-Faktur 3.0. Dalam hal anda sudah ditetapkan sebagai pengguna e-Faktur 3.0, anda dapat mendownload aplikasi terbaru di efaktur.pajak.go.id

Bagaimana jika perusahaan anda tidak ditunjuk sebagai pengguna aplikasi e-Faktur 3.0 namun sudah telanjur melakukan instalasi aplikasi e-Faktur 3.0?

Anda tetap dapat menggunakan aplikasi e-Faktur 3.0 dan tidak perlu kembali ke e-Faktur 2.2. Namun demikian, anda tidak dapat menggunakan fitur tambahan yang ada di e-Faktur 3.0.

Ketika sudah telanjur pake e-Faktur 3.0, apa berarti sudah tidak bisa lagi pake e-Faktur versi sebelumya (versi 2.2)

Ketika perusahaan anda sudah ditetapkan sebagai PKP pengguna e-Faktur 3.0 atau sudah melakukan instalasi e-Faktur 3.0, perusahaan anda tidak dapat lagi menggunakan e-Faktur 2.2.

Apa saja fitur tambahan di aplikasi e-Faktur 3.0

  1. Prepopulated Pajak Masukan
  2. Prepopulated PIB
  3. Prepopulated SPT
  4. Sinkronisasi kode cap fasilitas

Setelah dilakukan download versi terbaru, file manakah yang harus di-copy dan di-replace ke database existing?

  1. Ketiga File (ETaxInvoice, EtaxInvoiceMain, dan EtaxInvoiceUpd) dicopy seluruhnya dan akan mereplace file existing.
  2. Selanjutnya Wajib Pajak dapat menjalankan ETaxInvoice.exe


Wajib Pajak diminta untuk tetap melakukan backup data secara manual.

Jika sudah berhasil update ke versi 3.0 silahkan me-rename file ETaxInvoiceUpd.exe menjadi ETaxInvoiceUpd_backup.exe (Pastikan aplikasi dalam posisi tertutup)
Tujuannya supaya setiap kali aplikasi dibuka tidak melakukan backup otomatis, dimana proses ini biasanya membutuhkan waktu yg cukup lama apabila ukuran database nya besar.
Selanjutnya : pastikan melakukan backup folder db secara manual dengan menutup aplikasi efaktur terlebih dahulu, karena backup otomatisnya sudah tidak aktif.

Terkait dengan update database, apakah dilakukan di server atau juga harus dilakukan di client?

Update e-Faktur versi 3.0 dilakukan baik di sisi server maupun sisi client.

Apakah yang dimaksud dengan notifikasi Java Runtime Environment not valid?

Versi aplikasi e-Faktur yang digunakan berbeda dengan versi OS (32bit atau 64bit) pada komputer atau perangkat yang digunakan

Apa yang harus dilakukan ketika muncul notifikasi Database tidak bisa dijalankan?

Pastikan Database ada dan aplikasi yang berjalan di komputer anda hanya satu aplikasi saja. Etax-10001: Error Database. Versi aplikasi dan database tidak sama. Versi aplikasi: 3.0.0.1. Versi database: 2.2.0.0

Agar dijalankan ETaxInvoiceUpd.exe

Apa yang harus dilakukan ketika mendapat notifikasi ETAX-4001: Tidak dapat menghubungi ETaxInvoice Server. Anda harus terhubung dengan internet untuk mengakses service.

Agar PKP melakukan hal-hal berikut:

  1. Coba cek kembali settingan proxy
  2. Perkenalkan ulang Sertifikat Elektronik

Apakah Folder Log yang terbentuk dalam folder e-Faktur diperkenankan untuk dihapus?

Tidak masalah untuk dihapus

Apakah maksud dari Faktur Pajak tersedia di e-Faktur, apakah data Faktur Pajak masukan otomatis sudah di data Pajak Masukan?atau template lain ?apakah nanti bisa di-edit Masa Pajak-nya, atau tidak dikreditkan terlebih dahulu, atau kebutuhan lainnya

Faktur Pajak Masukan tersedia di aplikasi e-Faktur tidak dimaksudkan langsung akan masuk pada menu administrasi Pajak Masukan.  Sifatnya data prepopulated, sehingga WP harus menentukan terlebih dahulu Masa Pajak dan status pengkreditannya, setelah ditentukan dan di-upload baru data tersebut masuk ke daftar Pajak Masukan. Menu ini merupakan alat bantu untuk memudahkan WP agar tidak perlu melakukan input (key-in).

Untuk implementasi 1 September 2020 untuk Masa Pajak Agustus 2020, bagaimana cara mengkreditkan Pajak Masukan Masa Pajak sebelum Agustus atau Faktur Pajak Masa Pajak tidak sama atau Faktur Pajak yang terlambat diterima ke Masa Pajak Agustus?

Fitur prepopulated ini default Pajak Masukan nya adalah dikreditkan kecuali untuk Faktur Pajak dengan Kode Transaksi 07 dan 08.
Prepopulated Pajak Masukan e-Faktur tersedia untuk Pajak Masukan sejak Januari 2020.
Mekanismenya dimulai dengan memilih Masa Pajak yang akan dikreditkan, sehingga pada saat user memilih Masa Pajak yang dilaporkan, Pajak Masukan dari Faktur Pajak Keluaran dari PKP Penjual yang sudah memperoleh approval sukses di Masa Pajak tersebut dan di 3 Masa Pajak ke belakang yang belum dikreditkan atau dilaporkan dalam SPT Masa PPN yang akan tersedia dalam fitur prepopulated.
Melalui prosedur ini PKP Pembeli dapat memilih untuk mengkreditkan Pajak Masukan di Masa Pajak tertentu.
Dalam hal PKP memlilih untuk mengkreditkan Pajak Masukan dimaksud, PKP dapat meng-upload Pajak Masukan yang akan dikreditkan.
Pajak Masukan yang tidak di-upload merupakan Pajak Masukan yang belum dikreditkan, akan tersedia untuk pembetulan Masa Pajak tersebut atau pelaporan SPT Masa PPN 3 Masa Pajak berikutnya.

Untuk implementasi 1 September 2020 untuk Masa Pajak Agustus 2020, bagaimana cara mengkreditkan PIB Masa Pajak sebelum Agustus (Mei, Juni dan Juli) atau PIB Masa Pajak tidak sama ke Masa Pajak Agustus menggunakan prepopulated?

Khusus untuk prepopulated PIB, DJP hanya akan menyediakan data PIB untuk Masa Pajak dimulainya implementasi, yakni Masa Pajak Agustus 2020.
Sementara itu, dalam hal anda memiliki PIB yang akan dilaporkan di Masa Pajak tidak sama, tetap dapat dilaporkan dengan cara input atau mekanisme import ddata csv dan akan dilakukan validasi dalam hal dilaporkan di Masa Pajak Agustus 2020 atau Masa Pajak setelahnya.

Untuk impor data Pajak Masukan, nama lawan transaksi banyak perbedaan dengan data lawan. Apakah dengan update saat ini nama lawan transaksi yang di-impor ke e-faktur sudah sesui dengan data lawan transaksi yang terdaftar di DJP/KPP?

Tidak ada perubahan mekanisme impor data lawan transaksi pada e-Faktur versi kali ini.

Apa yang harus dilakukan ketika melakukan upload pada menu prepopulated Pajak Masukan dan terjadi perubahan nama lawan transaksi di administrasi Pajak Masukan (nama berubah menjadi nama entitas sendiri)?

Tidak perlu khawatir ketika melakukan upload pada prepopulated PM kemudian nama lawan transaksi berubah menjadi nama sendiri. Hal ini karena uploader dalam posisi mati. Cukup lakukan start uploader dan refresh menu pada menu administrasi PM anda.

Jika perusahaan memiliki beberapa cabang, apakah dengan sistem e-Faktur web dimana kami dalam e-Faktur lama menggunakan setiap database per bulan dipisah, bagaimana dengan e-Faktur versi baru? Bagaimana Pajak Masukan dibisa diketahui dari cabang mana?

Melalui e-Faktur 3.0, fitur database lokal tetap tersedia.
Namun demikian, tidak digunakan dalam menu Prepopulated Pajak Masukan.
Pajak Masukan yang muncul tidak didasarkan pada cabang namun pada Faktur Pajak yang diterbitkan kepada NPWP Pusat PKP Pembeli.

Fitur prepopulated ini merupakan fitur tambahan. Dengan demikian, dalam hal belum mengakomodasi kebutuhan anda, anda masih tetap dapat menggunakan mekanisme import data csv seperti biasanya.

Untuk PKP yang melakukan Pemusatan tempat PPN terutang, apakah get data prepopulated PM bisa dilakukan di cabang atau hanya bisa dilakukan oleh pusat? Jika get data bisa dilakukan di cabang/client apakah perhitungannya masuk ke pusat secara otomatis?

Mekanisme masih sama  dengan versi sebelumnya, cabang pemusatan dapat mengkreditkan PM. Jika sudah di-upload secara lokal di database cabang, untuk muncul di pusat tetap dengan mekanisme export-import data. Kecuali untuk pelaporan di SPT, karena menggunakan eFaktur Web Based akan otomatis menarik data seluruh Faktur, baik PK atau pun PM yang di-upload sukses, baik di Pusat maupun di Cabang.

Apakah fitur prepopulated ini sudah digunakan di e-Faktur Host-to-Host?

Prepopulated Pajak Masukan ini baru tersedia pada aplikasi e-Faktur Client Desktop dan e-Faktur Web Based.
Ke depannya, e-Faktur Host-to-Host akan dikembangkan mengikuti skema prepopulated Pajak Masukan.

Berapakah jumlah data Pajak Masukan yang diturunkan per halaman oleh DJP?

Berdasarkan masukan dari implementasi sebelumnya, saat ini jumlah data yang diturunkan per tampilan adalah 1000 data per request. Harapannya dengan perubahan ini dapat mengakomodasi kebutuhan perusahaan anda.

Apakah data Pajak Masukan dan data PIB pada menu prepopulated bisa di export ke excel ?

Tampilan prepopulated Pajak Masukan dan PIB dapat di-copy secara manual ke excel.
Akan segera RELEASE menu download prepopulated Pajak Masukan dan prepopulated PIB pada e-Faktur Web Based.

Apakah PKP tetap diberikan pilihan untuk import data Pajak Masukan seperti pada aplikasi e-Faktur Dekstop versi 2.2?

Fitur prepopulated disediakan sebagai fitur tambahan untuk membantu perusahaan Saudara. PKP tetap diberikan pilihan skema import data csvPajak Masukan seperti pada versi e-Faktur Client Desktop yang sudah ada sebelumnya.

Pemilihan Pajak Masukan untuk dikredikan pada menu prepopulated apakah bisa per batch atau harus klik satu persatu?

Pengkreditan Pajak Masukan pada menu Prepopulated Pajak Masukan dapat dilakukan per 1000 Pajak Masukan. Pada fitur prepopulated Pajak Masukan juga disediakan menu filter by NPWP atau nomor Faktur, sehingga PKP dapat memilih Pajak Masukan yang akan dikreditkan per Masa Pajak berdasarkan menu dimaksud.

Untuk get data prepopulated apakah dapat diketahui berapa total jumlah PM yang akan di upload?

Untuk saat ini, PKP hanya dapat mengetahui 1000 Pajak Masukan per tampilan menu Prepopulated Pajak Masukan. PKP dapat melakukan konfirmasi jumlah PM yang akan dikreditkan dengan data internal yang dimiliki untuk selanjutnya di-klik halaman sesuai jumlah PM dimaksud.
Akan segera RELEASE menu download prepopulated Pajak Masukan dan prepopulated PIB pada e-Faktur Web Based.

Apa yang harus dilakukan ketika mendapat notifikasi ETAX-10004: Data tidak ditemukan?

Agar dilakukan Get Data kembali untuk mengulangi proses request ke server DJP (kemunggkinan karena koneksi terputus).

Menu ubah pengkreditan apakah harus dilakukan satu per satu?

Bisa dilakukan beberapa sekaligus, disorot kemudian ubah pengkreditan.

Jika PKP pembeli sudah lapor Pajak Masukan, apakah PKP penjual bisa membatalkan FP yang dia terbitkan.

Penjual baru dapat membatalkan Faktur Pajak yang sudah dikreditkan oleh Pembeli setelah memperoleh persetujuan pembeli.
Pembatalan Faktur Pajak oleh PKP Penjual atas Faktur Pajak yang sudah dikreditkan oleh PKP Pembeli mensyaratkan persetujuan pembatalan Faktur Pajak dimaksud oleh PKP Pembeli sebelum dapat sepenuhnya dapat dibatalkan oleh PKP Penjual.

Jika Pajak Masukan Prepopulated normal sudah diturunkan dan masuk ke Pajak Masukan. Kemudian lawan melakukan pembetulan/penggantian Faktur. Apakah ada notifikasi khusus bahwa telah terjadi pembetulan secara realtime?

Saat ini belum ada notifikasi realtime karena aplikasi nya masih menggunakan desktop sehingga tidak memungkinkan memberikan push notifikasi.
Namun demikian, Faktur Pajak yang diganti atau dibatalkan secara sepihak (tanpa pemberitahuan ke PKP Pembeli) sebelum dikreditkan oleh tidak akan tersedia pada menu Prepopulated Pajak Masukan sehingga tidak dapat dikreditkan oleh PKP Pembeli.

Untuk dokumen lain (dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak), apakah belum ada perubahan dari versi sebelumnya?

Tidak ada perubahan, kecuali untuk dokumen tertentu berupa PIB yang juga dapat menggunakan mekanisme prepopulated pada aplikasi e-Faktur.
Untuk dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak berupa PIB dapat menggunakan fitur prepopulated PIB pada aplikasi e-Faktur. Dokumen Surat Penetapan Bea Masuk, Cukai, dan Pajak (SPPBMCP) juga termasuk dokumen kepabeanan terkait impor yang dapat diinput ke aplikasi e-Faktur melalui mekanisme prepopulated PIB.
Keseluruhan dokumen PIB yang dapat diprepopulated di aplikasi e-Faktur sebagaimana dimaksud dalam PER-13/PJ/2019 tentang Dokumen Tertentu yang Kedudukannya Dipersamakan dengan Faktur Pajak, mencakup BC20, BC24, BC28, SPPBMCP, PIBK Barang Penumpang, SPTNP, SPP, Surat Teguran, dan SPKTNP).

Dokumen lain Pajak masukan yg dipersamakan dengan Faktur Pajak seperti JICT, TPK. Apakah sudah tersedia di prepopulated Pajak Masukan atau harus impor csv manual?

Untuk dokumen tertentu yang dipersamakan dengan Faktur Pajak yang masuk skema prepopulated adalah dokumen tertentu berupa PIB. Sementara untuk selain PIB masih menggunakan skema upload seperti sebelumnya sesuai dengan tata cara di PER-29/PJ/2015.

Login apakah yang digunakan untuk mengakses e-Faktur Web?

Akses eFaktur web dapat dilakukan hanya oleh perusahaan yang sudah ditunjuk melalui https://web-efaktur.pajak.go.id.
Dalam hal kesulitan login, harap dipastikan Sertifikat Elektronik telah terinstall di browser

Pada saat telah menggunakan e-Faktur versi 3.0, apakah proses posting dan lapor SPT dapat dilakukan menggunakan e-Faktur versi 2.2

Setelah menggunakan e-Faktur 3.0, seluruh proses terkait pelaporan SPT diarahkan menggunakan e-Faktur Web Based.

Jika Wajib Pajak sudah menggunakan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) dalam pelaporan SPT, apakah selanjutnya masih bisa digunakan ?

PKP yang menggunakan e-Faktur 3.0 wajib menggunakan e-Faktur 3.0 untuk pelaporan SPT Masa PPN

Pada e-Faktur sebelumnya penarikan data A2 secara PDF. Apakah di update saat ini ada menu untuk ekport A2 secara excel. Penarikan A2 secara excel akan sangat membantu.

DJP akan melakukan RELESE download to csv pada menu pelaporan SPT Masa PPN melalui e-Faktur Web Based

Apakah tersedia menu cetak SPT sebelum dilaporkan?

Untuk menu pelaporan SPT Masa PPN melalui e-Faktur Web Based, DJP menyediakan dalam bentuk tampilan SPT. Dalam hal diperlukan, PKP dimungkinkan untuk melakukan posting data SPT Masa PPN melalui aplikasi Client Desktop 3.0 dan melakukan cetak pdf disana sebagai pembanding (namun data yang digunakan untuk pelaporan SPT adalah data sebagaimana e-Faktur Web Based.

Apakah posting SPT Masa PPN bisa dilakukan berulang-ulang? atau hanya bisa sekali posting saja?

Posting dapat dilakukan secara berulang-ulang. Namun demikian hanya disediakan menu Buka dan Hapus SPT. Dalam rangka akan melakukan posting ulang, bisa dilakukan Hapus SPT terlebih dahulu.

Data prepopulated apakah bisa ditambahkan status Faktur Pajak 01 oleh penjual "sudah dilaporkan di SPT Masa PPN atau belum"?

Sesuai ketentuan, Pajak Masukan yang dapat dikreditkan oleh PKP Pembeli sepanjang memenuhi ketentuan Pasal 9 UU PPN dan tidak dikaitkan dengan pelaporan di SPT Masa PPN

Apakah proses posting SPT Masa PPN memakan waktu lama?

Dalam hal posting SPT dilakukan dan status masih SPT sedang diproses silahkan refresh brower (ctrl + f5)

Bagaimana prosedur pembetulan SPT untuk Masa Pajak sebelum e-Faktur 3.0?

Pembetulan untuk Masa Pajak sebelum berlakunya e-Faktur 3.0 dilakukan tetap di aplikasi e-Faktur 3.0 dengan mekanisme lapor melalui csv.

Apakah ada yang harus disiapkan sebelum update aplikasi e-Faktur 3.0

Kami telah menyiapkan infografis yang dapat menjadi panduan PKP dalam melakukan update e-Faktur 3.0, informasi dimaksud dapat dilihat melalui tautan berikut: update efaktur.

Apakah ada penyesuaian terhadap spesifikasi hardware yang direkomendasikan untuk e-Faktur 3.0 ?

Tidak diperlukan penyesuaian terhadap spesifikasi e-Faktur 3.0

Kontak PIC yang bisa dihubungi, apabila WP ada kendala penggunaan efaktur versi 3.0 ?

Pertanyaan dapat diajukan melalui:

1. Kirim pertanyaan ke tautan ini, atau

2. Melalui Aplikasi Telegram: Tim E-Faktur, atau

3. Hubungi Kring Pajak (1 500 200) atau Twitter @kring_pajak, atau

4. Hubungi Account Representative di KPP terdaftar.