Body

Anda yang melakukan penyetoran Pajak Penghasilan dengan penghasilan bruto tertentu wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir.

Jika Anda telah melakukan penyetoran Pajak Penghasilan dengan penghasilan bruto tertentu, maka Anda dianggap telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan sesuai dengan tanggal validasi Nomor Transaksi Penerimaan Negara yang tercantum pada Surat Setoran Pajak atau sarana administrasi lain yang dipersamakan dengan Surat Setoran Pajak.

Dalam hal Anda tidak memiliki peredaran usaha pada bulan tertentu, maka Anda tidak wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa.   

Jika Anda merupakan Pemotong atau Pemungut Pajak, maka Anda wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan atas pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Anda terdaftar paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir.       

Ketentuan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan bagi Anda dengan penghasilan bruto tertentu mengikuti Tata Cara Penyampaian SPT Tahunan secara umum.

Yang harus diperhatikan adalah terkait penyampaian informasi penghasilan bruto dan Pajak Penghasilan yang telah dibayar atas penghasilan tersebut.

Informasi tersebut harus diisi pada Bagian Pajak Penghasilan Final yang terdapat pada masing-masing SPT Tahunan Pajak Penghasilan, serta dilengkapi dengan Lampiran Khusus Daftar Rekap Penghitungan Peredaran Bruto dan Pembayaran Pajak Penghasilannya.