
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Lima (KPP PMA Lima) menerima piagam apresiasi dari Biro Umum Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Gedung Juanda Kementerian Keuangan (Jumat, 1/2). Apresiasi tersebut diberikan atas pemusnahan 20.783 bundel arsip yang dilakukan pada tahun 2018. KPP PMA Lima melaksanakan pemusnahan arsip di PT Aspex Kumbong yang berlokasi di Jalan Naragong Km. 12, Bogor (25/1).
Arsip yang dimusnahkan terdiri atas berkas pertelaan Surat Pemberitahuan (SPT) wajib pajak, penetapan, dan ketetapan tahun pajak yang telah daluwarsa. “Pemusnahan arsip dilakukan hingga menjadi arsip tercacah yang tidak bisa dikenali isi maupun bentuknya. Tujuannya untuk menjaga dan melindungi rahasia instansi agar di kemudian hari tidak ada permasalahan hukum atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.” ungkap Riyadi Hari Prasetya, Kepala Subbagian Umum dan Kepatuhan Internal (SUKI) KPP PMA Lima.
Pelaksanaan pemusnahan arsip diawali dengan penelitian oleh Panitia Penilai Arsip Kemenkeu, Arsiparis Ahli Pertama Mety Dwi Puspita dan pelaksana subbagian Arsip dan Dokumentasi Agus Sofyan, 17 Oktober 2017 yang lalu. “Bundelan arsip itu telah dinyatakan tidak bernilai guna sebagaimana Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1245/KM.1/2017 tanggal 4 Desember 2017,” tambah Riyadi. Proses pengantaran bundelan arsip dimulai pada 17 Januari 2018 yang lalu.
Proses pemusnahan arsip disaksikan oleh pihak dari KPP PMA Lima dan Panitia Penilai Arsip Kemenkeu. Selain itu, didampingi juga dua orang saksi dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (KPDJP) dan satu orang saksi dari Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus. Bundelan arsip dengan keadaan tercacah tersebut dijual kepada pihak ketiga. “Atas penjualan hasil pemusnahan arsip ini, KPP PMA Lima berhasil menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sejumlah Rp4.700.000,00 ke kas negara,” tutup Riyadi.
Piagam apresiasi atas pemusnahan arsip ini bukan pertama kalinya diterima oleh KPP PMA Lima. Pada 2017 yang lalu piagam apresiasi juga berhasil didapatkan. KPP PMA Lima berharap dengan adanya pemusnahan arsip secara rutin menjadi solusi mengurangi volume arsip dan mengoptimalkan fungsi ruang kerja dan penyimpanan. Hal ini mengingat arsip setiap tahunnya selalu bertambah, namun keberadaan ruang penyimpanan tidak selalu mungkin ditambah atau dibuat. [kjo]
- 223 views