Medan, 14 April 2026 — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II menyelenggarakan upacara ziarah dan doa bersama untuk memperingati 10 tahun gugurnya Jurusita Pajak, almarhum Parada Toga Fransriano Siahaan. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat peristirahatan terakhir almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Patumbak, Medan, pada Selasa sore (14/04).

Hadir langsung memimpin prosesi ziarah tersebut adalah Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara II, Dionysius Lucas Hendrawan, didampingi oleh jajaran pejabat eselon III serta perwakilan pegawai di lingkungan Kanwil DJP Sumut II. Peringatan satu dekade ini menjadi momentum refleksi mendalam bagi seluruh insan pajak atas dedikasi dan pengorbanan tertinggi dalam menjalankan tugas negara.

Dalam sambutannya di depan pusara almarhum, Dionysius Lucas Hendrawan menyampaikan bahwa sosok Parada Toga Siahaan bukan sekadar nama dalam sejarah perpajakan Indonesia, melainkan simbol integritas dan keberanian. Beliau menekankan bahwa semangat almarhum harus terus hidup dalam setiap langkah pelayanan dan penegakan hukum pajak.

Parada Toga Siahaan gugur pada 12 April 2016 saat menjalankan tugas kedinasan di Gunung Sitoli, Nias. Almarhum, bersama seorang tenaga honorer KP2KP Gunungsitoli, Sozifao Lase, wafat akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum wajib pajak saat mereka hendak menyampaikan Surat Paksa. Atas dedikasinya, negara memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta. Ziarah ditutup dengan peletakan karangan bunga oleh Kakanwil DJP Sumut II dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memberikan pengabdian terbaik demi tegaknya marwah institusi perpajakan.

Dokumentasi