Sosialisasi perpajakan tak selalu harus dimulai dari urusan teknis. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi (OP) Tahun Pajak 2025 yang digelar di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Arif Zainudin bersama KPP Pratama Surakarta di Kota Surakarta (Rabu, 21/1). Menariknya, seluruh pegawai telah lebih dulu berhasil login ke Coretax DJP sehingga kegiatan dapat langsung fokus pada substansi pelaporan.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.30 hingga 15.00 WIB tersebut disambut oleh Khusnul Anwar, S.K.M, M.M., Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan RSJD Dr. Arif Zainudin. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin serta dukungan penuh akan pentingnya edukasi perpajakan bagi pegawai sebagai bagian dari kepatuhan dan tanggung jawab bersama.
Kesiapan peserta menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Seluruh pegawai RSJD Dr. Arif Zainudin telah berhasil melakukan aktivasi akun wajib pajak, registrasi kode otorisasi, hingga penggunaan sertifikat elektronik yang valid. Kesiapan ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari pemanfaatan panduan dan leaflet resmi yang tersedia di pajak.go.id. Hasilnya, proses sosialisasi pun tidak lagi berkutat pada kendala teknis login, melainkan langsung fokus pada substansi pelaporan SPT Tahunan.
Penyuluh pajak, Raras Supriyaningtiyas yang menjadi narasumber, mengaku mengapresiasi kesiapan para peserta. “Ini contoh ideal sosialisasi. Pegawai sudah bisa akses Coretax (DJP –red), sudah mengenal menunya, sehingga kita tinggal memastikan pengisian SPT-nya benar dan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Materi yang disampaikan difokuskan pada SPT Tahunan Orang Pribadi melalui Coretax DJP, mulai dari pembuatan konsep SPT, pengisian formulir induk, pemanfaatan data yang telah tersedia di sistem, hingga tahapan penyampaian SPT dan pengecekan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE). Peserta juga melakukan pengecekan kembali atas data penghasilan, pajak yang telah dipotong, serta kewajiban lainnya sebelum menyampaikan SPT.
Dalam diskusi yang berlangsung, peserta tidak lagi asing dengan tampilan dan fitur Coretax DJP. Pertanyaan yang muncul pun lebih bersifat konfirmasi dan pendalaman, bukan kendala teknis dasar.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi perpajakan yang dibangun melalui kanal resmi DJP mampu meningkatkan kesiapan wajib pajak secara mandiri. Ketika akses dan pemahaman awal sudah dimiliki, sosialisasi menjadi lebih relevan, tepat sasaran dan memberikan nilai tambah yang nyata,” ucap Raras.
Melalui sinergi, KPP Pratama Surakarta berharap pegawai RSJD Dr. Arif Zainudin melakukan pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 dengan lebih mudah, tepat waktu, dan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong budaya patuh pajak yang berkelanjutan.
| Pewarta: Gabriella Ekawati Karvadilasari |
| Kontributor Foto: Feodora (Relawan Pajak) |
| Editor: Waruno Suryohadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 21 views