“Kabupaten Fakfak merupakan penghasil pala yang cukup besar tetapi sampai dengan saat ini baru ada satu pengusaha saja yang mampu melakukan ekspor pala.”
Hal tersebut disampaikan oleh Rahmat Handoko, Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Fakfak, saat menerima kunjungan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Fakfak. Kunjungan tersebut berlangsung di KPPBC Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat (Senin, 3/3).
Rahmat menjelaskan, Kabupaten Fakfak merupakan salah satu daerah penghasil biji dan buah pala, sehingga dijuluki sebagai “Kota Pala”. Pala merupakan produk unggulan dan sumber pendapatan utama para petani di Kabupaten Fakfak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Fakfak, luasan kebun pala di kabupaten tersebut adalah 18.317 hektar di tahun 2022 dan mengalami peningkatan di tahun 2023 menjadi 18.547 hektar.
Selama ini, lanjut Rahmat, penjualan ekspor pala dari para petani atau pengusaha pengumpul pala di Fakfak dilakukan dengan cara dikirimkan terlebih dahulu ke Surabaya untuk diekspor. Hal tersebut disebabkan kurangnya kapasitas pengusaha di Kabupaten Fakfak untuk dapat melakukan ekspor langsung dari Kabupaten Fakfak.
Atas dasar itu, KPP Pratama Sorong bersinergi dengan KPPBC Fakfak dalam rencana pembinaan kepada pengusaha pala yang ada di Kabupaten Fakfak.
“Saat ini baru ada satu pengusaha di bawah binaan KPPBC Fakfak yang mampu melakukan ekspor pala di Fakfak, kita berharap akan ada lagi pengusaha-pengusaha lain yang mampu meningkatkan kapasitasnya menjadi eksportir” ujar Rahmat.
Sylvia Martina Hapsari, Kepala Seksi Pengawasan III KPP Pratama Sorong, menanggapi pernyataan Rahmat dengan positif.
“KPP Pratama Sorong siap mendukung pembinaan terhadap para pengusaha pala di kabupaten Fakfak ini, apalagi di Kabupaten Fakfak terdapat KP2KP (Fakfak, ̶red) sebagai kantor perwakilan KPP Pratama Sorong, sehingga memudahkan untuk melakukan pembinaan para pengusaha pala dari aspek perpajakan,” ujar Sylvia
Sylvia pun berharap sinergi ini bisa meningkatkan kapasitas dan jumlah eksportir para pengusaha pala di Kabupaten Fakfak.
Pewarta: Rendra Santika |
Kontributor Foto: Mikhael Lerry Mawikere |
Editor: Ricky F. Argamaya |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 15 views