e-Billing

e-Billing

Cara Baru Bayar Pajak

Perhatian!

Dalam rangka transisi implementasi MPN G2 dari MPN G1, maka per 1 Januari 2016 berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Pembayaran Pajak melalui Non - Bank BUMN, BUMD, atau Kantor Pos Persepsi wajib menggunakan mekanisme e-billing Direktorat Jenderal Pajak
  • Pembayaran Pajak melalui Bank BUMN, BUMD, atau Kantor Pos Persepsi masih dapat menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) hingga tanggal 30 Juni 2016. Per 1 Juli 2016 Wajib Pajak hanya dapat menggunakan mekanisme e-billing Direktorat Jenderal Pajak untuk membayar pajak yang terutang

Direktorat Jenderal Pajak telah menyiapkan Sistem Billing Pajak Versi Terbaru yang dapat diakses pada link berikut ini: e-Billing Pajak versi 2

Fitur tambahan pada Sistem Billing Pajak versi terbaru antara lain:

  • pembuatan Billing atas NPWP pihak lain (untuk Potongan/Pungutan pajak)
  • pembuatan Billing untuk untuk jenis Pembayaran Pajak tanpa-NPWP

Apabila anda tetap ingin mengakses Sistem Billing Pajak versi lama silakan klik link berikut ini : e-Billing Pajak versi 1


Saat ini Wajib Pajak dapat lebih mudah dalam pemenuhan kewajiban perpajakan dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas elektronik yang telah disediakan Direktorat Jenderal Pajak. Salah satu fasilitas tersebut adalah e-Billing. Sistem pembayaran elektronik (billing system) berbasis MPN-G2 yang memfasilitasi Wajib Pajak untuk membayarkan pajaknya dengan lebih mudah, lebih cepat dan lebih akurat.


logo mpng2    

Informasi terkait dengan pelaksanaan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak, berhubungan erat dengan istilah-istilah seperti e-Billing, Billing System, MPN-G1 dan MPN-G2. Perbedaan pengertian istilah yang muncul tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

 
e-Billing
Metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan Kode Billing.
Kode Billing sendiri adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan Wajib Pajak.

 
 
Billing System
Sistem yang menerbitkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual, yang digunakan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak.
 
 
MPN-G1
Modul Penerimaan Negara Generasi Pertama (MPN-G1) yang digunakan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak dan mekanisme pembayaran pajak lainnya yang selama ini digunakan.
 
 
MPN-G2
Modul Penerimaan Negara yang digunakan layanan e-Billing. Modul penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2) adalah sistem penerimaan negara yang menggunakan surat setoran elektronik. Surat setoran elektronik adalah surat setoran yang berdasarkan pada sistem billing.


Videografis MPN G2


 




Untuk mengenal berbagai fasilitas dan kemudahan dalam Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN G2), serta bagaimana latar belakang serta manfaat dari diimplementasikannya MPN G2, simak video di samping.




1. BUAT
Kode Billing


Buat Kode Billing

2. BAYAR
Kode Billing


Bayar Kode Billing

 

Mulai 1 Januari 2016, secara bertahap mekanisme pembayaran pajak melalui MPN G1 akan dihentikan. Untuk selanjutnya pembayaran pajak akan menggunakan mekanisme MPN G2 secara penuh. Adapun tempat pembayaran pajak yang telah menggunakan MPN G2 tersaji dalam tabel berikut:


No Nama Mata Uang Channel Pembayaran
Teller ATM IB MB EDC
1 BANK RAKYAT INDONESIA IDR,USD v v v - v
2 BANK NEGARA INDONESIA IDR,USD v v v - v
3 BANK MANDIRI IDR,USD v v v - v
4 BANK CIMB NIAGA IDR v - v - -
5 POS INDONESIA IDR v - - - -
6 BPD SUMSEL BABEL IDR v v - - -
7 CITIBANK, N.A IDR v - - - -
8 BPD JAWA BARAT DAN BANTEN IDR v v - - -
9 BANK CENTRAL ASIA IDR v v v - -
10 BANK INTERNASIONAL INDONESIA IDR v - v - -
11 BANK OF TOKYO-MITSUBISHI UFJ. LTD IDR v - - - -
12 BANK BNI SYARIAH IDR v - - - -
13 BPD KALIMANTAN SELATAN IDR v - - - -
14 BPD RIAU KEPRI IDR v - - - -
15 BANK NUSANTARA PARAHYANGAN IDR v - - - -
16 BPD NUSA TENGGARA TIMUR IDR v - - - -
17 BPD LAMPUNG IDR v - - - -
18 BPD SUMATERA BARAT IDR v v - - -
19 BANK SULAWESI UTARA IDR v v - - -
20 BANK PAN INDONESIA IDR v - - - -
21 BPD SUMATERA UTARA IDR v - - - -
22 HSBC IDR v - v - -
23 BPD JAWA TIMUR IDR v v - - -
24 DEUTSCHE BANK AG IDR v - - - -
25 BANK DBS INDONESIA IDR v - v - -
26 BANK PERMATA IDR v - v - -
27 BANK TABUNGAN NEGARA IDR v - - - -
28 BANK MIZUHO INDONESIA IDR v - - - -
29 BPD BALI IDR v - v v -
30 BANK UOB INDONESIA IDR v - - - -
31 BANK ACEH IDR v - - - -
32 BANK EKONOMI RAHARJA IDR v - - - -
33 BPD KALIMANTAN TIMUR IDR v v - - -
34 BPD BENGKULU IDR v - - - -
35 BANK DANAMON INDONESIA IDR v - v - -
36 BANK SYARIAH MANDIRI IDR v - - - -
37 BANK NUSA TENGGARA BARAT IDR v - - - -
38 BANK SUMITOMO MITSUI INDONESIA IDR v - - - -
39 BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL IDR v - - - -
40 BANK DKI IDR v - - - -
41 BANK ANZ INDONESIA IDR v - - - -
42 BPD SULSELBAR IDR v - - - -
43 BPD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA IDR v v - - -
44 STANDARD CHARTERED BANK IDR v - v - -
45 BANK OF AMERICA IDR v - - - -
46 BANK KEB HANA INDONESIA IDR v - - - -
47 BPD SULAWESI TENGAH IDR v v - - -
48 BANK SINARMAS IDR v v v - -
49 BPD KALIMANTAN TENGAH IDR v v - - -
50 BPD PAPUA IDR v - - - -
51 BPD JAMBI IDR v - - - -
52 BPD SULAWESI TENGGARA IDR v - - - -
53 BANK RABOBANK INTERNATIONAL INDONESIA IDR v - - - -
54 BANK METRO EXPRESS IDR v - - - -
55 BANK MASPION INDONESIA IDR v - - - -
56 BANK BUMI ARTA IDR v - - - -
57 BANK QNB INDONESIA IDR v - - - -
58 BANK ICBC INDONESIA IDR v - - - -
59 BANK COMMONWEALTH IDR v - - - -
60 BANK BUKOPIN IDR v v - - -
61 JP MORGAN CHASE BANK IDR v - - - -
62 BANK OCBC NISP IDR v v v - -
63 BPD JAWA TENGAH IDR v v - - -
64 PT. BANK MNC INTERNATIONAL, Tbk IDR v - - - -
65 BPD KALIMANTAN BARAT IDR v v - - -
66 BPD MALUKU IDR v v - - -
67 BANK RESONA PERDANIA IDR v - - - -
   *) IB : Internet Banking,   MB : Mobile Banking,   EDC : Electronic Data Capture        
               
Last Update: 3 Februari 2016


LEBIH MUDAH

  • Anda tidak harus lagi mengantri di loket teller untuk melakukan pembayaran. Sekarang Anda dapat melakukan transaksi pembayaran pajak melalui internet banking cukup dari meja kerja Anda atau melalui mesin ATM yang Anda temui di sepanjang perjalanan Anda.
  • Anda tidak perlu lagi membawa lembaran SSP ke Bank atau Kantor Pos Persepsi. Sekarang Anda hanya cukup membawa catatan kecil berisi Kode Billing untuk melakukan transaksi pembayaran pajak. Cukup tunjukan Kode Billing tersebut ke teller atau masukkan sebagai kode pembayaran pajak di mesin ATM atau internet banking.

LEBIH CEPAT

  • Anda dapat melakukan transaksi pembayaran pajak hanya dalam hitungan menit dari mana pun Anda berada
  • Jika Anda memilih teller bank atau kantor pos sebagai sarana pembayaran, sekarang Anda tidak perlu menunggu lama teller memasukkan data pembayaran pajak Anda. Karena Kode Billing yang Anda tunjukkan akan memudahkan teller mendapatkan data pembayaran berdasarkan data yang telah Anda input sebelumnya
  • Antrian di bank atau kantor pos akan sangat cepat berkurang karena teller tidak perlu lagi memasukkan data pembayaran pajak

LEBIH AKURAT

  • Sistem akan membimbing Anda dalam pengisian SSP elektronik dengan tepat dan benar sesuai dengan transaksi perpaiakan Anda, sehingga kesalahan data pembayaran seperti Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran, dapat dihindari
  • Kesalahan input data yang biasa terladi di teller dapat terminimalisasi karena data yang akan muncul pada Iayar adalah data yang telah Anda input sendiri sesuai dengan transaksi perpajakan Anda yang benar