Tim Penyuluh KPP Pratama Bandung Cibeunying kembali menggelar edukasi pajak lewat Instagram @PajakCibeunying di Kota Bandung, (Jumat, 28/1). Kali ini acara yang berlangsung sekitar 30 menit itu mengambil tema Implementasi e-Bupot Unifikasi. Tema ini dipilih sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-24/PJ/2021 pada tanggal 28 Desember 2021.
Penyuluh Pajak KPP Pratama Bandung Cibeunying Rosina Dwi Rahadiani mengatakan implementasi e-Bupot Unifikasi dilakukan sejalan dengan semangat DJP untuk terus bertransformasi demi terselenggaranya sistem administrasi perpajakan yang semakin baik, efektif, dan efisien.
Sementara itu, Asisten Penyuluh Pajak KPP Pratama Bandung Cibeunying Erik Rubiyanto menjelaskan, aplikasi e-Bupot Unifikasi adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak yang dapat digunakan untuk membuat Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi, serta mengisi, dan menyampaikan SPT Masa PPh Unifikasi.
Dengan adanya e-Bupot Unifikasi ini wajib pajak tidak perlu lagi bahkan tidak bisa menggunakan aplikasi e-SPT. "Pembuatan bukti potong, kode billing, dan pelaporan SPT Masa dilakukan secara online pada aplikasi web-based bernama e-Bupot Unifikasi," ungkap Erik.
- 27 views