
Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Tengah II menggelar Business Development Services (BDS) bagi UMKM yang bergerak di bidang kuliner secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting di Surakarta (Kamis, 26/8). BDS kali ini mengangkat tema “Kuliner Go Online” diikuti oleh puluhan UMKM yang tersebar di wilayah kerja Kanwil DJP Jawa Tengah II.
Tema ini dipilih karena di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pedagang kuliner masih mendapatkan keleluasaan untuk menjual produknya. Sehingga kemampuan menarik minat calon pembeli melalui visual dianggap perlu dikuasai oleh para pelaku UMKM. Selain itu, Kanwil DJP Jawa Tengah II juga berusaha mendorong UMKM untuk bertransaksi dengan aman serta menjangkau lebih luas area promosinya melalui marketplace yang terpercaya. Acara ini juga dilaksanakan dengan partisipasi KPP dan KP2KP di lingkungan Kanwil DJP Jawa Tengah II.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II Slamet Sutantyo menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakan roda perekonomian sehingga perlu diberikan stimulus seperti pelatihan-pelatihan. "Pelatihan seperti ini tentunya diharapkan dapat menambah kemampuan UMKM kita untuk bisa berkembang, mengingat peran UMKM mendominasi perekonomian kita," ungkap Slamet.
Slamet juga menyampaikan bahwa UMKM mempunyai peran yang sangat besar pula dalam pemulihan ekonomi nasional dalam pandemi Covid-19. "Di kala pandemi ini UMKM-lah yang justru bertahan dari berbagai terpaan," pungkas Slamet. Ia juga berkesempatan membuka kegiatan BDS kali ini secara virtual. Slamet berharap peserta dapat mengambil ilmu yang dibagikan lalu menerapkan dalam bisnisnya.
Pada kesempatan BDS ini materi disampaikan oleh tiga pemateri sekaligus. Sri Suwarni pemateri fotografi makanan membagikan ilmu mengambil gambar dengan menggunakan media ponsel. Materi tentang pencahayaan, sudut pengambilan gambar dibagikan sangat mudah dipahami dan dapat diterapkan.
Materi kedua tentang kreasi konten disampaikan oleh Wahyu Mardhatillah. Selain cara membuat konten yang menarik, Wahyu juga memberikan tip menganalisis konten yang diminati oleh pasar. Materi terakhir disampaikan Dias Bahary dari Shopee Academy yang memberikan pemaparan terkait e-commerce. Acara ditutup dengan penyegaran seputar materi perpajakan oleh Fungsional Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Tengah II.
- 19 views