KPP Pratama Cianjur bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) serta Sinergitas ABCGM Kab. Cianjur melaksanakan serangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Cianjur dan Hari UMKM Nasional selama tiga hari sejak (Kamis, 15/08).

Rangkaian acara dimulai di Alun-Alun Cianjur selama dua hari dengan kegiatan apel akbar, pagelaran seni, bazar, serta layanan konsultasi perpajakan yang diselenggarakan di Alun-Alun Kab. Cianjur. Selain 200 pelaku UMKM Kab. Cianjur, acara ini dihadiri pula oleh Plt. Bupati Kabupaten  Cianjur, Sekretaris dan Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kegiatan pelatihan dan seminar yang diselenggarakan di Hotel Bydiel pada Senin (19/08). Kaswandi, Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Cianjur, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Business Development Services (BDS) KPP Pratama Cianjur sudah sejalan dengan program Pemerintah Daerah, khususnya Diskoperindag. Kegiatan BDS diharapkan dapat meningkatkan mutu UMKM Kab. Cianjur sehingga dapat memajukan perekonomian daerah.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Hilmam Haris, Kepala Diskoperindag. Hilmam mengimbau agar UMKM Kab. Cianjur dapat meningkatkan kebersamaan dan kerjasama supaya dapat menjadi UMKM yang unggul. Hilmam sekaligus menutup rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kab. Cianjur dan Hari Koperasi.

Pelatihan yang dikemas dalam program BDS ini mengangkat tema “Smart Entrepreneur Menuju Kesuksesan Wirausaha.” Untuk meningkatkan kemampuan UMKM, diundang beberapa narasumber yaitu Achmad Rosyad selaku Widyaiswara Ahli Muda Diskoperindag Provinsi Jawa Barat, Novi Setia Nurviat selaku pemilik PT. Novindo Digital Media, Triawan selaku Account Representative KPP Pratama Cianjur serta perwakilan PT. PNM (Persero).

Sejalan dengan tujuan pelatihan ini, Achmad Rosyad memberi materi terkait penguatan branding UMKM, mengingat pentingnya menciptakan brand yang tepat bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Menurut Achmad, strategi pemasaran produk penting untuk membangun kredibilitas dan persepsi bagi konsumen. Selaras dengan itu, Novi, penerima penghargaan Asean Youth Award 2017 ini menjelaskan terkait pemasaran produk melalui website atau e-commerce. Menurut Novi, pilar-pilar e-commerce yang penting antara lain website publishing, search engine and social media marketing, serta brand marketing. Di zaman ini, tentu perlu dilakukan pemasaran secara online sehingga konsumen dapat dijangkau dengan lebih luas.

Selain branding, permodalan juga menjadi hal penting bagi para pengusaha. PT. PNM bersedia memberikan bantuan modal bagi para pengusaha. Dengan semakin meningkatnya kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya, kesadaran dan kepatuhan pajak tentu tidak boleh terlewatkan. Triawan selaku Account Representative KPP Pratama Cianjur menjelaskan terkait kewajiban memiliki NPWP bagi para pelaku UMKM serta kewajiban pajak yang harus dilaksanakan seperti penghitungan, pembayaran dan pelaporan pajak bagi pelaku usaha. Acara diikuti dengan antusias ditandai dengan peserta yang aktif bertanya.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapat bekal yang cukup untuk merintis usahanya mulai dari strategi pemasaran penentuan branding, permodalan, hingga pemenuhan kewajiban pajaknya. Selain itu, diharapkan pula agar kegiatan ini dapat menciptakan sinergi antara Diskoperindag, KPP Pratama Cianjur, PT. PNM serta sinergitas ABCGM sehingga dapat terbentuk UMKM yang solid, unggul, dan sadar pajak. (EW)