Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Rumbia kembali merefleksikan komitmennya dalam menginternalisasi kesadaran perpajakan sejak dini. Bertempat di SMAN 03 Bombana, Kabupaten Bombana, KP2KP Rumbia sukses menyelenggarakan kegiatan Tax Goes To School (TGTS) yang diikuti oleh 30 pelajar (Rabu, 12/8/2026).

Kegiatan edukasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 03 Bombana, Yakob Simson Barthimeus. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi pemahaman perpajakan bagi para pelajar sebagai calon penerus bangsa. Menurutnya, generasi muda perlu menyadari sejak awal bahwa pembangunan fasilitas publik dan masa depan Indonesia tidak lepas dari kontribusi pajak.

Usai pembukaan dan sesi ice breaking yang dibawakan secara meriah oleh pembawa acara, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama.

Sesi materi pertama dibawakan oleh Kepala KP2KP Rumbia, Ornas Radityandaru, yang memberikan pengenalan dasar mengenai perpajakan serta bagaimana kontribusi nyata pajak dalam menopang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Selanjutnya, penyampaian materi kedua dipaparkan oleh Ilham Aqshal, pegawai KP2KP Rumbia. Dalam sesi ini, Ilham mengupas lebih dalam mengenai struktur APBN.

“Pajak adalah pondasi utama yang menjaga keseimbangan pendapatan dan belanja negara. Generasi Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa peran aktif pelajar hari ini. Para siswa bukan sekadar saksi sejarah, melainkan aktor utama yang bertugas mengawal dan membangun fondasi bangsa di masa depan,” tegas Ilham Aqshal.

Kegiatan semakin intens saat memasuki sesi tanya jawab. Sebanyak sembilan siswa mengajukan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah mengenai mekanisme pembagian alokasi dana perpajakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Tidak hanya menerima materi secara teoretis, para siswa juga terlibat langsung dalam Simulasi Pengelolaan Anggaran Negara. Peserta terbagi menjadi enam kelompok yang masing-masing beranggotakan lima orang. Dalam simulasi ini, setiap kelompok berperan sebagai pengambil kebijakan pemerintah yang mendapat tantangan mengelola dana simulasional sebesar Rp1 Miliar. Mereka berdiskusi menentukan skala prioritas alokasi anggaran, lalu mempresentasikannya di depan kelas. Seluruh kelompok sepakat memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta menuliskan doa dan cita-cita mereka untuk Indonesia pada lembar post-it, kemudian menempelkannya pada banner harapan yang telah disediakan. Kegiatan Tax Goes To School ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim KP2KP Rumbia, pihak sekolah, dan seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, KP2KP Rumbia berharap para siswa SMAN 03 Bombana tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pajak dan APBN, tetapi juga tumbuh menjadi agen perubahan yang bangga dan paham akan peran penting pajak bagi kemajuan negeri.

Pewarta: Ilham Aqshal Ramadhan
Kontributor Foto: Ilham Aqshal Ramadhan
Editor:A. Rezky Amaliah

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.