Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta (KPP Surakarta) mengadakan sosialisasi perpajakan di Gereja Pengharapan Allah, Surakarta (Senin, 17/2). Acara ini dihadiri sekitar 30 jemaat gereja.

Kegiatan sosialisasi kali ini ditujukan bagi jemaat gereja yang menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan tujuan memberikan edukasi mengenai kewajiban perpajakan dan penanganan isu pascaimplementasi sistem Coretax DJP.

Pada sesi pertama, Timon Pieter, Penyuluh Pajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II, menguraikan prinsip-prinsip etis dalam perpajakan, termasuk sejarah pemungutan pajak dan cukai yang tercantum dalam ayat Alkitab Roma 13:6 dan Matius 22:19-21. Timon menekankan bahwa pajak adalah bentuk komitmen moral kepada negara untuk membangun masyarakat yang adil, memberikan perlindungan bagi kaum lemah dan miskin agar sejalan dengan ajaran gereja, serta mencerminkan transparansi dan kejujuran dalam menjalankan kewajiban perpajakan.

Selanjutnya sesi kedua, Andre Setiawan, Penyuluh Pajak KPP Pratama Surakarta, memberikan panduan ringkas mengenai Coretax DJP. Panduan ini meliputi pengenalan antar muka Coretax DJP, penjelasan proses bisnis registrasi, seperti pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), aktivasi akun wajib pajak, login Coretax DJP, penunjukan penanggung jawab (PIC), dan proses pembuatan layanan mandiri kode billing.

Setelah pemaparan materi selesai, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Natanael, salah satu peserta, menanyakan cara menjalankan kewajiban pembayaran perpajakan sesuai dengan penghasilan. Timon menjelaskan bahwa pajak yang dibayarkan harus sesuai dengan pencatatan atau pembukuan penghasilan yang diperoleh dalam satu tahun pajak, kemudian dikalikan dengan tarif yang berlaku.

Andre menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan perpajakan yang sukarela dalam menghimpun penerimaan negara. "Kami menyediakan informasi dan pemberian asistensi pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan kepada wajib pajak. Informasi lebih lanjut dapat dipantau melalui media sosial instagram @pajaksurakarta dan @pajakjateng2, atau dapat melalui WhatsApp layanan," ujar Andre.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Liem Pik Jiang, peserta sekaligus pendeta Gereja Pengharapan Allah.

Pewarta: Gabriella Ekawati Karvadilasari
Kontributor Foto: Gabriella Ekawati Karvadilasari
Editor: Waruno Suryohadi

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.