Tajuk Pajak

Praktis, Billing Pajak via SMS

Sejak 2011, Direktorat Jenderal Pajak telah menyediakan fasilitas pembayaran pajak secara online melalui e-Billing System.

Tidak Ada Pajak Baru di Bidang e-Commerce

Seminar Perpajakan "Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Bagi Pelaku e-Commerce Di Indonesia" diadakan oleh Direkorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Jakarta, 27 Agustus 2014

Masih Sedikit Pelaku e-Commerce Yang Memiliki NPWP

Meski pasar e-Commerce berkembang pesat di Indonesia namun baru segelintir pelaku e- Commerce yang sudah memiliki NPWP.

e-Commerce Indonesia Terus Berkembang Pesat

Indonesia adalah pangsa pasar e-Commerce terbesar dunia. Indonesia juga penyumbang serangan internet terbesar dunia 38% disusul Cina 33%, USA 6,9% Taiwan 2,5%, Turki 2,4% dan sisanya Negara lain.

e-Commerce di Indonesia Sudah Diatur Dalam UU Perdagangan

Total nilai pasar e-commerce Indonesia pertengahan tahun 2013-Januari 2014 diprediksi oleh Vela Asia dan Google akan mencapai USD 8 miliar dan diprediksi akan terus meningkat.

e-Commerce Tentukan Masa Depan Perdagangan Indonesia

Penerapan e-Commerce telah menjadi sesuatu yang lumrah dilakukan oleh para pelaku usaha untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

Ditjen Pajak Tegaskan Kembali Aturan Pajak e-Commerce

Menyikapi berkembang pesatnya bisnis e-Commerce di Indonesia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak tegaskan kembali peraturan perpajakan terkait e-Commerce.

Tidak Ada Dobbel Taxation Di Bidang e-Commerce

Masih saja ada pelaku e-Commerce yang merasa ada pengenaan pajak berganda dalam PPN jasa e-Commerce padahal hal itu tidak ada.

Tidak Semua Pembayaran e-Commerce ke Luar Negeri Kena PPh Pasal 26

Sebuah perusahaan e-commerce yang tax resident di Negara lain yang punya tax treaty dengan Indonesia maka pengenaan pajaknya itu tidak serta merta kena pasal 26.

Penyerahan Jasa Kena Pajak e-Commerce Di Daerah Pabean Kena PPN

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dibatasi dimana jasa dimanfaatkan tapi dimana jasa diserahkan.