Inklusi Kesadaran Pajak

Surat Menteri Keuangan Nomor S-871/MK.03/2015

Sebagai tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan nomor MoU-21/MK.03/2014 dan Nomor 13/X/NK/2014 tanggal 17 Oktober 2014 tentang Peningkatan Kesadaran Perpajakan Melalui Pendidikan, Menteri Keuangan telah mengirimkan surat nomor S-871/MK.03/2015 tentang Permohonan Inklusi Materi Kesadaran Pajak pada Kurikulum 2013. Naskah lengkap surat tersebut terlampir dalam tautan berikut.

SisipanUkuran
Surat Menteri Keuangan 871.pdf81.58 KB

Nilai Perpajakan dalam Kurikulum

Muatan kesadaran perpajakan dituangkan dalam perbukuan/ kurikulum yang disesuaikan dengan tingkatan jenjang pendidikan.

Muatan kesadaran perpajakan ini diharapkan dapat mengembangkan nilai PEDULI, ADIL, EMPATI, TANGGUNGJAWAB, JUJUR, DISIPLIN pada peserta didik.

SisipanUkuran
Nilai Perpajakan dalam Kurikulum.xlsx9.61 KB

MoU Kemenkeu & Kemendikbud

Dalam rangka meningkatkan kesadaran perpajakan melalui pendidikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman yang tertuang dalam surat Nota Kesepahaman Nomor: MoU-21/MK.03/2014 - 13/X/NK/2014.

Naskah lengkap surat Nota Kesepahaman tersebut terlampir pada tautan berikut:

SisipanUkuran
MoU Kemenkeu-Kemendikbud.pdf694.24 KB

Buku Pajakpedia

Sumber penerimaan negara terbesar dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah penerimaan pajak. Dari tahun ke tahun, penerimaan pajak yang ditargetkan selalu meningkat. Untuk mewujudkan hal tersebut, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sangat diperlukan.

Selain itu, Pajak memiliki aspek strategis yang bukan semata-mata sebagai sumber penerimaan Negara tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dan wujud kebersamaan semua warga negara demi keberlangsungan bangsa dan negara. Dengan membayar pajak, maka uang pajak akan masuk ke negara untuk kemudian dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyatnya. Jadi pajak berasal dari masyarakat dan akan dikembalikan lagi ke masyarakat.

Dengan buku “Pajakpedia” ini, semoga bermanfaat dan berguna bagi peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya peranan perpajakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

SisipanUkuran
Buku Pajakpedia_opt.pdf24.05 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part1_.rar10 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part2_.rar10 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part3_.rar10 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part4_.rar10 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part5_.rar10 MB
Buku-Pajakpedia-HQ.part6_.rar7.52 MB

Buku Cerita Bergambar - Pajak Kita

Buku cerita bergambar ini berisi tiga cerita fabel yang inspiratif, yaitu kisah raja lebah dan satu sendok madu, kisah anjing dan kelinci, dan kisah semut dan jangkrik.

Dalam cerita tersebut terdapat nilai-nilai moral yang ingin disampaikan seperti kejujuran, keteladanan, kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, kerja keras, kepatuhan, ketertiban, keadilan, loyalitas, ketulusan, dan sebagainya.

Nilai-nilai tersebut juga merupakan nilai-nilai moral yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya dalam kaitannya dengan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Nilai-nilai tersebut sangat penting ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini untuk membentuk manusia yang berkualitas dan berkarakter positif.

 

SisipanUkuran
Fabel Cergam_opt.pdf18.91 MB
Fabel-Cergam-HQ.part1_.rar10 MB
Fabel-Cergam-HQ.part2_.rar10 MB
Fabel-Cergam-HQ.part3_.rar10 MB
Fabel-Cergam-HQ.part4_.rar6.91 MB