PEMERIKSAAN DAN BUKTI PERMULAAN TINDAK PIDANA PERPAJAKAN

J. PEMERIKSAAN DAN BUKTI PERMULAAN TINDAK PIDANA PERPAJAKAN

  1. Bagaimana perlakuan Wajib Pajak jika ingin mengikuti Amnesti Pajak namun sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan.


    Jawaban:

    WP yang sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan harus meminta perhitungan pokok pajak terutang ke unit pelaksana pemeriksaan. Berdasarkan perhitungan pokok pajak terutang dari unit pelaksana pemeriksaan bukti permulaan, Wajib Pajak harus melunasi paling lambat 14 hari setelah diterimanya perhitungan tersebut. Setelah WP melunasi pokok pajak terutang, WP pajak dapat mengikuti program Amnesti Pajak.

  2.  

  3. Bagaimana atas WP yang terhadapnya sedang dilakukan pemeriksaan atau penyidikan oleh DJP?


    Jawaban:

    Dalam hal Wajib Pajak telah memperoleh tanda terima penyampaian Surat Pernyataan pengampunan pajak sebagai bukti penerimaan surat pernyataan, sedang dilakukan:

    1. Pemeriksaan;
    2. Pemeriksaan bukti permulaan; dan/atau
    3. Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan,

    untuk masa pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak sampai dengan akhir Tahun Pajak Terakhir, terhadap pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, dan/atau penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan dimaksud ditangguhkan sampai dengan diterbitkannya Surat Keterangan, dan dalam hal Surat Keterangan sudah diterbitkan, maka pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, dan/atau penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan dimaksud dihentikan.