KPP Pondok Aren Raih Penghargaan Kantor Pelayanan Terbaik

KPP Pondok Aren Raih Penghargaan Kantor Pelayanan Terbaik

Kantor Pelayanan Pajak Pondok Aren berhasil menorehkan tinta emas dengan mendapat penghargaan sebagai Kantor Pelayanan Terbaik Pertama di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017 (Senin, 30/10). KPP Pratama Pondok Aren di usia dua tahun lebih dua puluh lima hari mendapatkan penghargaan sebagai Kantor Pelayanan Terbaik Pertama di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2017.

Salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian Keuangan sebagai pengakuan atas kerja keras, sinergi, dan inovasi dari seluruh pegawai KPP Pratama Pondok Aren dalam melayani wajib pajak. Tanggal 30 Oktober 1946 memang adalah hari bersejarah untuk bangsa Indonesia. Pada hari ini dinyatakan uang Jepang dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi kemudian digantikan oleh Oeang Republik Indonesia (ORI). ORI adalah mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka, yang berfungsi tidak hanya sebagai alat pembayaran, tapi simbol kedaulatan negara merdeka.

Pencapaian ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi Kanwil DJP Banten, khususnya KPP Pratama Pondok Aren, yang merupakan pecahan dari KPP Pratama Serpong dimana ketika didirikan memiliki jumlah SDM relatif sedikit, wilayah kerja yang relatif luas, gedung sederhana yang dulunya digunakan sebagai ruangan kelas, dan laboratorium komputer, serta kendala-kendala umum terkait pemindahan wajib pajak dan pemecahan KPP.

Namun, keterbatasan inilah yang memicu para pegawai untuk bersinergi, membangun semangat kerjasama dan sama-sama bekerja untuk menciptakan suasana kerja yang efektif, kondusif, dan nyaman baik bagi pegawai maupun wajib pajak. Semangat sinergi tidak hanya berhenti sampai di situ. Hal ini terbukti dengan adanya Ruang Pengajaran, Lab Komputer, dan Academic Lounge yang dapat digunakan mahasiswa PKN-STAN untuk menerima materi, berdiskusi, dan praktek terkait proses bisnis di KPP. Momen penerimaan SPT Tahunan dijadikan ajang rutin untuk pengenalan lebih lanjut mahasiswa tingkat dua kepada proses pelayanan terhadap WP.

Mereka dilatih bagaimana mengarahkan pengisian SPT, menyaksikan, dan ikut serta dalam penanganan langsung masalah-masalah yang dapat terjadi dilapangan. Lebih lanjut lagi KPP Pratama Pondok Aren bersama dengan Keluarga Mahasiswa Pajak (KMP) mencanangkan program Gerakan Membangun Desa (Gamada) di mana para volunteer yang merupakan mahasiswa PKN-STAN Jurusan Perpajakan diberikan pelatihan TOT terkait akuntansi dan perpajakan dengan kurikulum yang telah disiapkan untuk selanjutnya menjadi “AR Junior”.

Para AR Junior ini kemudian diberikan kesempatan terjun langsung dan memberikan pelatihan kepada UMKM mengenai pembukuan dan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan. KPP Pratama Pondok Aren berharap para AR junior dapat terbiasa untuk berbicara di depan publik dan menularkan ilmu yang mereka miliki sehingga ketika ditempatkan di Kantor Pelayanan Pajak dapat cepat beradaptasi dan menjadi pribadi yang berkontribusi lebih.

Sinergi dengan wajib pajak diwujudkan KPP dengan program Business Development Service (BDS) dan membentuk komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sahabat Pajak (USP) yang merupakan terobosan dalam mengelola UMKM di wilayah KPP Pratama Pondok Aren dengan cara membentuk wadah sharing/tempat berbagi untuk para pengusaha tentang berbagai hal, khususnya cara membangun bisnis, menjalankannya dengan efektif dan efisien, pembukuan sederhana, dan aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan pelaku bisnis, serta kewajiban perpajakan yang harus dilaksanakan.

Konsistensi KPP dalam memberikan konsultasi, pelatihan-pelatihan yang bermanfaat dengan narasumber yang mumpuni dari internal KPP, Profesional Bisnis, PKN-STAN, Pusdiklat Pajak, dan juga BEKRAF, serta kesempatan mengikuti bazaar di lingkungan internal dan eksternal, membuat peserta USP mengalami peningkatan anggota yang signifikan hingga 250 anggota dalam kurun waktu satu tahun. Manfaat yang dirasakan membuat mereka lebih mudah diarahkan untuk melaksanakan kewajiban perpajakan, bahkan secara tak sadar mereka menjadi duta pajak di lingkungan masing-masing.

Energi dari Sinergi menjadi senjata andalan KPP Pratama Pondok Aren ketika pada tahun 2016 terpilih menjadi Juara 1 KPP Percontohan di Lingkungan Kanwil DJP Banten, sekaligus menjadi wakil di Tingkat Nasional. Dengan arahan dari Eddi Wahyudi, Kadarisman dan Sunarko selaku Kepala Kantor, penyempurnaan pelayanan kepada wajib pajak terus dilakukan melalui peningkatan infrastrukur dalam memberikan pelayanan, menilai kepuasan wajib pajak, pemberdayaan pojok layanan mandiri, serta pemanfaatan media sosial secara aktif untuk mendekatkan KPP dengan masyarakat sekitar.

Dengan mengadopsi kearifan lokal Banten yaitu pikukuh karuhun, yang menggambarkan karakter dengan semangat dan cita-cita tinggi, ekspresif namun tetap rendah hati, para pegawai berusaha memberikan yang terbaik didalam keseharian pekerjaannya. Ketika tiba saatnya penilaian tingkat Nasional, KPP Pratama Pondok Aren dapat menjadi diri sendiri dalam kondisi optimal. Gelar Kantor Pelayanan Terbaik dari Sri Mulyani pun menjadi hadiah terindah di ulang tahun KPP Pratama Pondok Aren yang ke-dua.

KPP Pratama Pondok Aren berharap semoga pencapaian ini tidak menjadi titik akhir dari perjuangan rekan-rekan KPP Pratama Pondok Aren, melainkan sebagai langkah awal dari pengabdian yang lebih besar demi terwujudnya kemandirian bangsa Indonesia melalui pajak. (IGMIB/*)