Kepala KPP Luwuk Ajak Pejabat Daerah Berpartisipasi Mengamankan Penerimaan Negara

Jumat (30/12/2016) Kepala KPP Pratama Luwuk, Budi Susanto Ak. M.Sc. memenuhi undangan Bupati Banggai untuk menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Daerah Kabupaten Banggai yang diselenggarakan di Gedung Aula Dinas Perkebunan Kabupaten Banggai. Undangan untuk menghadiri acara tersebut secara lisan telah disampaikan Bupati usai menyampaikan Surat Pernyataan Harta dalam rangka Amnesti Pajak pada hari Rabu, 28 Desember 2016. Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari, Danpos Lanal, Sekda, para Kepala Dinas dan Kepala Badan dan para Camat di Wilayah Kabupaten Banggai.

Dalam acara tersebut, Kepala KPP Pratama Luwuk diberikan kesempatan untuk menyampaikan hal-hal terkait perpajakan yang perlu mendapat perhatian unsur pemerintah daerah. Pengumuman nama-nama pejabat yang dikukuhkan berlangsung seru. Tidak jarang ada tepuk tangan meriah dari para undangan ketika salah satu nama pejabat disebutkan untuk dilantik. Mendadak suasana menjadi tenang ketika Bupati Herwin Yatim memimpin Prosesi Sumpah Jabatan dengan didampingi oleh para Rohaniawan. Setelah selesai prosesi, Bupati dan Wakil Bupati memberikan sambutan dan pengarahan kepada para pejabat yang dilantik, setelah itu Bupati mempersilakan Kepala KPP Pratama Luwuk Budi Susanto menuju podium untuk memberikan paparannya. Budi Susanto menyampaikan betapa pentingnya pajak dalam menopang penerimaan negara, termasuk juga untuk pembangunan daerah. “Dilihat dari struktur APBD Kabupaten Banggai Tahun 2016, sekitar 78% dana APBD Kabupaten Banggai pembiayaannya masih bersumber dari Dana Transfer dari Pusat,” ucap Budi Susanto. Apabila penerimaan pajak tidak tercapai, bisa saja dana transfer dari Pusat ke daerah akan dilakukan koreksi atau penyesuaian. Oleh karena itu sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Kantor Pelayanan Pajak sangat diperlukan untuk mengamankan penerimaan pajak. Untuk itu, Kepala KPP mengharapkan dukungan yang lebih sinergis dan lebih baik lagi dari jajaran pemerintah daerah sampai level desa dan kecamatan untuk memberikan edukasi perpajakan kepada seluruh kalangan masyarakat sampai di pelosok desa, termasuk untuk menggali potensi pajak yang belum dilakukan secara optimal. Budi Susanto juga mengatakan bahwa masih banyak PNS di lingkungan Kabupaten Banggai yang belum menyampaikan SPT Tahunan PPh 2015. Untuk hal tersebut, KPP sudah mengingatkan dan akan selalu mengingatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPP juga meminta agar pimpinan instansi dapat menegur dan mengingatkan para pegawainya yang belum menyampaikan SPT untuk segera memenuhinya. Mengakhiri pemaparannya, Budi Susanto mengajak para pejabat daerah untuk ikut berpartisipasi dalam mengamankan penerimaan Negara. “Yang belum ikut Amnesti Pajak, sekiranya profil harta kekayaan dan pelaporan SPT nya belum match, silahkan ikut. Besok kita buka dari pagi pukul 08.00 hingga malam pergantian tahun. Kita minta bantuan kepada Kapolres untuk menugaskan bawahannya untuk pengaturan lalu lintas di sekitar KPP Pratama Luwuk untuk memberi kesempatan kepada Wajib Pajak yang akan memanfaatkan program Amnesti Pajak pada malam pergantian tahun,” tutup Budi Susanto.