Golden Heart FM Manado Live Talkshow di Kantor Pajak

Golden Heart FM Manado berkunjung ke Kanwil DJP Suluttenggomalut untuk mengadakan live talkshow perpajakan di Kanwil DJP Suluttenggomalut (Kamis, 7/12). Bertepatan saat itu, sedang dilaksanakan kegiatan kampanye dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI). Tim Golden Heart FM yang berjumlah lima orang segera mempersiapkan peralatan on air sembari menunggu narasumber yaitu Kakanwil DJP Suluttenggomalut, Agustin Vita Avantin yang sedang mengikuti kampanye HAKI.

Tema talkshow kali ini adalah mengenai PMK-165 yang sedang hangat-hangatnya disosialisasikan oleh segenap punggawa DJP di tanah air. Sebagaimana diketahui, PMK-165 adalah perubahan kedua PMK-118 yang merupakan aturan pelaksanaan UU No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Dalam PMK-165, ada dua hal penting yang perlu diketahui masyarakat wajib pajak. Yang pertama ditujukan kepada wajib pajak yang telah mengikuti Tax Amnesti yang mempunyai aset berupa tanah/bangunan yang belum atas namanya sendiri.

Kepada wajib pajak diharuskan melakukan balik nama aset tersebut sebagaimana diamanatkan dalam UU. PMK-165 mengatur hal ini yaitu bahwa atas balik nama tanah/bangunan tersebut tidak dikenakan PPh dengan terlebih dahulu mengajukan Surat Keterangan Bebas (SKB) atau melampirkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (S-Ket) ke Badan Pertanahan Nasional. Proses ini dibatasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2017.

Hal kedua yang diatur dalam PMK-165 merupakan prosedur yang disebut PASFINAL, yaitu Pengungkapan Aset Sukarela dengan membayar PPh dengan tarif Final. PMK ini memberikan kesempatan bagi seluruh wajib pajak baik yang ikut amnesti pajak maupun yang tidak ikut amnesti pajak, yang memiliki aset yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2015 maupun dalam Surat Pernyataan Harta, untuk mengungkapkan sendiri aset tersebut dengan membayar pajak penghasilan dengan tarif (final) sesuai PP 36/2017.

Mengingat pengungkapan dilakukan secara sukarela, kepada wajib pajak tidak akan dikenai sanksi administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 UU Pengampunan Pajak bagi peserta Amnesti Pajak atau sanksi 2% per bulan dalam UU KUP bagi bukan peserta Amnesti Pajak. Pengungkapan aset sukarela ini dilakukan dengan menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa PPh Final ke Kantor Pelayanan Pajak tempat wajib pajak terdaftar dan dilampiri dengan Surat Setoran Pajak dengan Kode Akun Pajak 411128 dan Kode Jenis Setoran 422. Yang perlu diperhatikan oleh wajib pajak bahwa program ini dapat dimanfaatkan selama DJP belum mulai melakukan tindakan pemeriksaan yang ditandai dengan diterbitkannya Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) Pajak.

Talkshow yang berlangsung lebih kurang satu jam tersebut dipandu oleh Victor reporter Golden Heart FM dengan narasumber Kakanwil DJP Suluttenggomalut didampingi Kabid P2Humas, F.N Rumondor; Kasi Keberatan, Banding dan Pengurangan Satu, I Gusti Ngurah Putu Wirawan dan Kasi Kerjasama dan Humas, Kristiawan B. Cahyono. Talkshow berlangsung interaktif melibatkan penelepon dari masyarakat Manado. Ini cerminan bahwa masyarakat sebenarnya peduli dengan pajak hanya saja informasi terkadang kurang dapat sampai dengan tepat sasaran. DJP akan selalu berusaha menggunakan komunikasi efektif untuk menyampaikan edukasi kepada wajib pajak sehingga tidak menjadi bias informasi. (kbc/)