Lunasi Utang Pajak, Sandera pajak asal Mempawah Kalbar dilepaskan

Kamis 22 Desember 2016 , Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Barat melalui Surat Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah dengan nomor S-15412/WPJ.13/KP.04/2016 tanggal 22 Desember 2016, telah melepaskan sandera pajak dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak, Kalimantan Barat, setelah menginap di Lapas tersebut sejak Rabu 16 November 2016 lalu.
Wajib Pajak berinisila DPL yang disandera adalah pemilik toko Bangunan dan kontraktor (developer bangunan) dan terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mempawah. Yang bersangkutan dilepaskan ini karena telah melunasi tunggakan pajak sebesar 3.6 Miliar Rupiah sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-218/PJ/2003 tanggal 30 Juli 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyanderaan dan Pemberian Rehabilitasi Nama Baik Penanggung Pajak yang disandera.
Pada prinsipnya penagihan pajak dilakukan dengan memperhatikan itikad baik Wajib Pajak dalam melunasi utang pajaknya. Semakin baik dan nyata itikad Wajib Pajak untuk melunasi utang pajaknya maka tindakan penagihan pajak secara aktif (hard collection) dengan pencegahan ataupun penyanderaan tentu dapat dihindari oleh Wajib Pajak. Komunikasi dengan KPP dalam rangka menyelesaikan utang pajaknya merupakan langkah awal Wajib Pajak untuk bersikap kooperatif.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Kanwil DJP Kalimantan Barat menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat khususnya yang berada di wilayah Kalimantan Barat untuk bisa memenuhi kewajiban perpajakannya, dan memanfaaatkan program amnesti pajak yang saat ini sudah memasuki periode II yang akan berakhir tanggal 31 Desember 2016.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pajak sebagai sumber penerimaan negara terbesar, maka diharapkan agar kemandirian bangsa lebih cepat tercapai.