Kesuksesan Amnesti Pajak Picu Optimisme Gapai Target Penerimaan Pajak

Kesuksesan Amnesti Pajak Sulut Optimisme Gapai Target Penerimaan Pajak

Hingga Rabu 19 Oktober 2016, pencapaian penerimaan uang tebusan Amnesti Pajak menurut dashboard Amnesti Pajak situs pajak.go.id telah mencapai 93,7 triliun dari target Rp165 triliun (57%). Ini jelas berita yang sangat menggembirakan bagi seluruh rakyat Indonesia karena program yang telah dicanangkan Presiden Jokowi sejak diundangkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak tertanggal 1 Juli 2016 dirasa sukses dan diterima baik oleh masyarakat.

Sudah 415.053 Wajib Pajak (WP) menyampaikan 420.977 Surat Pernyataan Harta (SPH), sudah Rp143 triliun harta Luar Negeri yang di Repatriasi, sudah Rp982 triliun harta di Luar Negeri yang di deklarasikan, sudah Rp2.725 triliun harta Dalam Negeri yang di deklarasikan, sehingga pengungkapan harta seluruhnya bernilai  Rp3.850.477 triliun. Ini pencapaian luar biasa.

Dengan jumlah tebusan berdasarkan surat pernyataan harta (SPH) hingga saat ini mencapai Rp93,7 triliun atau sekitar 0,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB), capaian tersebut melampaui negara-negara lain yang juga menerapkan amnesti pajak seperti Cile yang menerapkan tax amnesty pada 2015 lalu, penerimaan dari tebusannya 0,62 %, India dari tebusan amnesti pajak pada 1997 mencapai 0,58 %, Italia mencapai 0,2 %, Afrika Selatan 0,17 %, Australia 0,06 %, Spanyol 0,12 %, dan Belgia 0,15 %.

Tidak kalah pentingnya adalah peranan WP Orang Pribadi Non UMKM yang telah menyetorkan Rp80,1 triliun harta mereka, sudi datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan tempat lainnya yang ditunjuk untuk berkonsultasi, mencatat dan menghitung sendiri hartanya, membayar uang tebusan ke Bank atau Kantor Pos dan menyerahkan SPH. Ini adalah sebuah pengorbanan yang luar biasa, bukti kepedulian sebagai warga dan patriot bangsa.

Pemegang peran penting lainnya dalam Amnesti Pajak adalah para tokoh baik lokal maupun nasional, mulai dari pengusaha kecil hingga pengusaha besar atau pejabat negara, dengan keteladanannya telah menyampaikan SPH baik secara sembunyi maupun terang-terangan, dengan niat semata-mata ikhlas membangun Negara, membuang rasa was-was atas kealpaan masa lalu dengan mengungkap harta, membayar tebusan hingga pulang kerumah dengan perasaan lega.

Terakhir, suksesnya amnesti pajak tidak lepas dari peran dan militansi seluruh patriot pajak, para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang telah berpeluh siang dan malam, mensosialisasikan, memberi konsultasi, melayani WP dengan penuh ramah dan kesabaran, menyelesaikan Surat Keterangan tepat pada waktunya, sehingga masyarakat pun lega.(Gf/*)