Artikel

Reformasi Perpajakan, Rasio Pajak, dan Pembangunan

Oleh Bambang Tri Subeno, wartawan Suara Merdeka, Pemenang Pertama Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik 2017.

Program amnesti atau pengampunan pajak telah berakhir pada 31 Maret 2017. Dari sisi deklarasi harta dan uang tebusan, bisa dibilang cukup berhasil; paling tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang pernah melaksanakan program itu. Bahkan, angkanya melampaui perkiraan berbagai kalangan dan pemerintah.

Sinergi BC dan DJP di Kawasan Berikat

Sinergi BC dan DJP di Kawasan Berikat

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Paradigma Penyerapan Anggaran dan Kepatuhan Pajak

Paradigma Penyerapan Anggaran dan Kepatuhan Pajak

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Amunisi Baru Pajak untuk Penegakan Hukum

Amunisi Baru Pajak untuk Penegakan Hukum

Oleh: Dewi Damayanti, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Menelisik Sistem Perhotelan yang Fiskus Wajib Ketahui

Menelisik Sistem Perhotelan yang Fiskus Wajib Ketahui

Oleh: Rikfy Bagas Nugrahanto, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Menangkap Momentum Popularitas Bitcoin

Menangkap Momentum Popularitas Bitcoin ( Sumber gambar dari cointelegraph.com )

Oleh: Edmalia Rohmani, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Pemberdayaan Wajib Pajak Ciptakan Kepatuhan

Pemberdayaan Wajib Pajak Ciptakan Kepatuhan

Oleh: Rikfy Bagas Nugrahanto, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Mengutip intisari laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia Juni 2017 yang dipublikasikan oleh The World Bank di situs publikasinya di www.worldbank.org, menjelaskan bahwa di tahun 2017, Indonesia telah mengawali dengan kuat, dan fundamental yang kokoh membuahkan peningkatan kredit. Namun Indonesia masih perlu melanjutkan pencapaian reformasi struktural untuk memperluas potensi ekonomi. Poin penting menurut saya dalam laporan triwulan tersebut antara lain;

Pajak e-Commerce, Asas Equity, dan Kisah Graham Bell

 Pajak e-Commerce, Asas Equity, dan Kisah Graham Bell

Oleh: Andi Zulfikar, Pegawai Direktorat Jenderal Paja

Siapa yang tidak mengenal Alexander Graham Bell? Lelaki yang lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada tanggal 3 Maret 1847 dikenal sebagai penemu telepon. Beberapa pihak memang mengklaim diri mereka sebagai penemu telepon, namun nama Graham Bell-lah yang paling dikenal dunia.

Antara POLSUSJAK dan Pajak

Antara POLSUSJAK dan Pajak (oleh: Hepi Cahyadi)

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Help Desk from Eksteners, Inovasi Layanan KPP Pratama Tenggarong

Help Desk from Eksteners, Inovasi Layanan KPP Pratama Tenggarong

Oleh: Putrina Dilla Ovilla, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak